Delapan Desa Wisata dan 43 Pokdarwis Kantongi SK Kadisbudpar

Delapan Desa Wisata dan 43 Pokdarwis Kantongi SK KadisbudparSEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari mengatakan, saat ini sudah ada delapan desa wisata yang disahkan dengan SK Walikota. Selain itu juga ada 43 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang sudah disahkan dengan SK Kadisbudpar.

“Sudah ada 8 desa wisata dan 43 Pokdarwis yang sudah di-SK-kan, dan ini merupakan kemajuan yang luar biasa,” katanya.

Menurut Iin sapaan akrab Indriyasari mengungkapkan, kehadiran rintisan desa wisata hadir dai keberadaan kampung-kampung tematik yang saat ini sudah tumbuh di 166 Kelurahan di Kota Semarang.

“Dari situ (Kampung Tematik –red) diharapkan dapat muncul Pokdarwis yang nantinya akan menjadi tulang punggung dari lahirnya desa wisata,” ungkap Kadisbudpar.

Salah satunya upaya untuk mengngkat kampung tematik menjadi rintisan desa wisata yakni dengan mengangkat potensi lokal yang ada, seperti misalnya batik, lumpia ataupun sentra UMKM khas di Kota Semarang. Sepertihalnya untuk Kelurahan Mangunharjo.

“Khusus untuk Mangunharjo ini, potensi lokal yang bisa dikembangkan adalah budaya batik, lumpia serta sentra UMKM pembuatan peci. Tentu akan terus kami support agar mereka juga siap lahir menjadi desa wisata,” tandasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *