Reses di Semarang, Juliari Mendapat Banyak Aduan dari Warga

Reses Anggota DPR RI Juliari P Batubara di Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Foto : Asatu.id

SEMARANG (Asatu.id) – Reses Anggota DPR RI Juliari P Batubara di Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Sabtu (23/2) dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk mengeluarkan berbagai unek-unek. Baik permasalahan terkait dengan infrastruktur, maupun terkait dengan pelayanan seperti, pelayanan PLN, PDAM, maupun persoalan banjir.

Salah satunya yakni persoalan yang disampiakan oleh salah satu anggota penggerak PKK dari Kelurahan Karangayu, Diah. Menurutnya terdapat banyak problem sosial yang menjadi persoalan. Seperi banjir yang terjadi saat memasuki musim penghujan, alira listrik yang sering mati dan aliran air PDAM yang juga kerap tidak mengalir.

“Listriknya sering mati, PDAM juga sering mati, air hanya keluar sedikit. Minta tolong buat Pak Juliari biar persoalan ini tidak terjadi di wilayah kami,” katanya, saat berdialog langsung dengan Juliari P Batubara.

Sementara Anggota Penggerak PKK lain, Sumarni, juga menyampaikan persoalan terkait dengan infrastruktur dan fasilitas umum.

“Jalannya berlubang sudah tidak rata. Lalu itu lapangan harapanya secepatnya dibangun oleh Pemerintah Kota Seamrang sehingga dapatdimanfaatkan oleh warga untuk berolahraga,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, persoalan terkait dengan Upah Minimum Kota (UMK) juga disampaikan oleh Agus, salah seorang warga Kelurahan Karangayu. Menurutnya, saat ini banyak perusahaan yang tidak menerapkan standar gaji sesuai dengan UMK yang ada.

“Seperti teman saya, bekerja di salah satu perusahaan namun gajinya tidak sesuai dengan UMK Kota Semarang. Saya sendiri lebih memilih bekerja sebagai ojek online, karena dulu saya bekerja di perusahaan juga upah yang diterima tidak sesuai dengan UMK,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Anggota DPR RI Juliari P Batubara mengatakan, pihaknya akan sesegera mungkin menyampakan segala perosoalan yang dialami oleh masyarakat ke Pemerintah Kota Semarang.

“Tujuan resen itu salah satunya untuk menyerap sebanyak-banyaknya apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat. Karena apa? Kami disumpah sebagai wakil rakyat sehingga apapun yang menjadi aspirasi rakyat, menjadi kewajiban kami di DPR,” katanya.

Sementara itu, Sumarjo Camat Semarang Barat yang datang di acara itu mengatakan, pihaknya juga akan menampung segala keluh kesah warga ini. Dirinya juga berpesan kepada warga, agar menjaga kondusifitas wilayah jelang pemilu. Apalagi suasana politik akhir-akhir ini mulai hangat.

“Akan kami tampung segala bentuk aspirasi dari masyarakat,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *