Dinkes Kota Semarang Terus Benahi Layanan Kesehatan Puskesmas

Dinkes Kota Semarang Terus Benahi Layanan Kesehatan PuskesmasSEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Widoyono mengatakan, pihaknya saat ini terus melakuakan berbagai macam pembenahan terkait dengan fasilitas kesehatan di tingkat Puskesmas.

“Dalam satu hari Puskesmas melayani 200 hingga 300 pasien, seperti di Puskesmas Tlogosari Kulon, disitu pasiannya juga sangat banyak,” katanya, kemarin.

Lebih lanjut, Widoyono megungkapkan, meski pasien yang berobat ke Puskesmas jumlahnya cukup tinggi, namun demikian untuk layanan rawat inap puskesmas masih tergolong sepi.

“Yang saya senang bed nya kerap kosong. Berati tidak ada pasien yang perlu dirawat. Tapi, tidak bisa disimpulkan begitu saja,” ungkapnya.

Dia mengatakan, perlu adanya rapid survey atau survei cepat terkait sepinya rawat inap di Puskesmas Tlogosari Kulon. Dia telah memerintah Kepala Puskesmas untuk melakukan survei cepat guna mencari tahu alasan sepinya rawat inap.

“Kenapa rawat inap sepi. Apakah dokternya kurang, atau pelayanannya kurang bagus, apa karena tempatnya beda dengan rumah sakit. Ini harus dicari tahu,” tegasnya.

Diakuinya, rawat inap di puskesmas memang rata-rata hanya digunakan 50 persen di seluruh Kota Semarang. Oleh karena itu, hal ini perlu pengkajian terkait masyarakat yang tidak memilih untuk rawat inap di Puskesmas.

“Harus dilakukan pengkajian, untuk mengetahui penyebabnya sehingga akan cepat dilakukan pembenahan,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *