Sage’t Kitchen, Tawarkan Konsep Stop Culinary Bagi Pelanggan

Chef Moch Saif Syah memperlihatkan menu andalannya, Bandeng Klotok

SEMARANG (Asatu.id) – Usung konsep One Stop Culinary, Sage’t Kitchen tawarkan berbagai menu spesial, mulai dari menu nusantara, seafood, western, dan coffee.

Selain memiliki menu spesial, resto yang beralamat di Jalan Sukun Raya No 41, Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang ini, juga memiliki tempat makan yang nyaman, dengan konsep minimalis.

Direktur Sage’t Kitchen Sus Seto mengatakan, untuk memanjakan lidah pelanggan, pihaknya mendatangkan chef handal, Moch Saif Syah yang terkenal dengan resep masakanya yang khas.

“Kita hadirkan chef Saif, tujuannya untuk membuat resto ini berbeda dengan rumah makan yang lain, dimana resep dari chef kita tidak dimiliki oleh tempat makan lain,” katanya, Kamis (14/2).

Seto memaparkan, Sage’t Kitchen menawarkan berbagai hidangan spesial, seperti salah satu andalan yang dimiliki yakni, Sup Iga Kedondong, dan Bandeng Klotok dengan cita rasa saus yang berbeda.

“Ada salah satu menu andalan kami, Sup Iga Kedondong dimana dengan sentuhan dari chef Saif sup iga dipadukan dengan buah kedondong menghasilkan cita rasa yang khas, segar dan asam bikin ketagihan,” katanya.

Menurut Seto, Sup Iga Kendondong merupakan sup iga pertama kali yang ada di Kota Semarang.

“Sejauh ini kami lihattidak ada rumah makan atau restauran yang menyajikan menu ini (Sup iga kedondong -red), bisa dibilang ini yang pertama dan harus di coba. Rasanya mantap,” ungkapnya.

Selain sup iga kedondong, ada juga bandeng klotok dengan saus khusus racikan dari chef Saif.

“Jadi memang banyak restoran yang menyajikan menu serupa (Bandeng Klotok -red), namun yang kami miliki sausnya berbeda, jika penasaran bisa langsung datang saja,” ungkapnya.

Selain itu, Sage’t Kitchen juga menyediakan menu appetizer seperti chicken wings, puff chicken roll, sausage grilled blackpapper, dan sausage grilled bbq sauce.

“Ada juga salad, saneka soup, pizza, dan makanan penutup seperti pancake, tortilla dan lainya,” ungkapnya.

Ditanya alasan memilih makanan nusantara, seafood, dan western, Seto menjelaskan, seperti tema yang diusung yakni One Stop Culinary, ia ingin setiap tamu yang datang atau keluarga yang memilih makan Sage’t kitchen tidak perlu lagi mencari makanan diluar. Hal ini mengingat semua makanan yang disajikan sudah menjawab keinginan dari pelanggan.

“Jadi seandainya ada satu keluarga yang datang, biasanya orang tua makan gurami, nah anak-anak sekarang kan lebih suka makanan yang kebarat-baratan seperti pizza, atau lainya, kami disini menyediakan juga,” ungkapnya.

Total dari menu yang tersedia sendiri menurut Seto, sebanyak 63 menu. Dimana menu tersebut merupakan resep khusus yang disajikan oleh chef Saif.

“Baik minuman, makanan pembuka, makana inti maupun makanan penutup semua itu resep baru dari chef Saif,” ungkapnya.

Sage’t Kitchen menurut Seto juga menyediakan private room dan meeting room yang memiliki kapasitas hingga 20 orang.

“Kita sediakan private room yang bisa menampung sebanyak 10 orang, meeting room juga ada. Ditambah di sini kita sediakan akses free wifi bagi semua pelanggan yang datang,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *