Potensi Suriname Cukup Besar untuk Diajak Kerjasama

Potensi Suriname Cukup Besar untuk Diajak KerjasamaSEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengapresiasi keinginan Pemerintah Suriname yang sedang melakukan penjajakan untuk menjalin kerjasama dengan Jateng.

Menurut Ganjar, potensi Suriname cukup besar untuk jalinan kerjasama. Namun, jika dilihat dari jarak, perlu strategi khusus agar jalinan tersebut tidak membuat rugi Indonesia, Jawa Tengah khususnya.

“Kita harus ofensif di sisi perdagangan. Misal, garmen, military uniform, kan juaranya Indonesia dan ada di Jateng,” kata Ganjar saat menerima kunjungan Julang Pujianto, Duta Besar Republik Indonesia untuk Suriname dan Republik Guyana yang berkedudukan di Paramaribo, di Rumah Dinas Puri Gedeh, Selasa (11/2).

Ganjar menegaskan, akan lebih efektif jika pihaknya mengirim tenaga-tenaga ahli agar men-direct tenaga kerja di sana. Dia pun menggambarkan, di Jepara misalnya, ahli ukir sangat melimpah, sementara serbuan industri membuat mereka harus banting stir, meninggalkan tatah dan perangkatnya memilih kerja di pabrik.

“Kalau seperti itu kan lebih baik mereka kita kirim ke sana. Yang mereka butuh kan ahli kayu. Bukan mereka jual ke kita, tapi indirect. Kita ajarkan, tapi silakan kamu jual ke negara lain, jangan ke Indonesia, karena punya kita lebih bagus,” katanya.

Untuk mempererat jalinan persaudaraan antara Suriname dengan warga Jawa Tengah, Ganjar berharap selain Family Pilgrim Trip ada program pertukaran siaran informasi dan dokumentasi.

“Sesekali kita bisa live, atau kita kirim video kegiatan. Ketika saya berkunjung ke Suriname dulu, beberapa orang saya tanya, apa yang kamu rasakan ketika ketemu keluarga di Jawa? Ya tidak ada rasa apa-apa. Tapi kita sikapi sebagai tourism dan saudara. Maka Family Pilgrim itu menarik,” katanya. (IS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *