Ini Pesan Pangdam IV saat Penutupan Latihan Pengamanan Pemilu 2019 

SEMARANG (Asatu.id) – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mohamad Effensi menyampaikan Latihan Pengamanan Pemilu 2019 merupakan sarana untuk mengingat kembali proses komando dan pengendalian dalam pelaksanaan pengamanan Pemilu. Secara teknis kepolisian sudah dilatih dan bagaimana mengatasi huru-hara prajurit Kodam juga sudah terlatih.

Demikian dikatakannya saat menghadiri penutupan pelatihan di Lapangan Parkir PRPP Semarang, Minggu (10/2).

“Latihan ini untuk menggambarkan bagaimana mekanisme di lapangan, sehingga pada saat kejadian nanti tidak terjadi miskomunikasi dan miskomando pegendalian,” terangnya.

Selanjutnya Jenderal bintang dua itu kembali mengingatkan prajurit TNI untuk memahami bahwa dalam membantu pengamanan Pemilu, komando dan pengendalian ada di pihak kepolisian.

Pangdam berharap dengan sudah adanya gambaran tersebut, para prajurit TNI yang terlibat pengamanan untuk mengikuti perintah yang ada dan biasakan bila sudah di lapangan ikuti komando lapangan dalam hal ini Polri.

“Bila masih ada yang belum sempurna atau perlu disempurnakan, masing-masing agar disempurnakan dan cek kembali alat perlengkapan dan personel selesai latihan”, pungkasnya.

Kegiatan juga dihadiri Danrindam IV/Diponegoro Kolonel Inf Amrin Ibrahim SIP, Asops Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Inf Denny Fardany, Dandim 0733 BS/Semarang Letkol Kav Zubaedi SSos, serta para pejabat yang terlibat baik dari Kodam IV/Diponegoro, Polda dan KPU. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *