Tarif Tol Dinilai Mahal, Sopir Truk Logistik Pilih Jalur Pantura

Tarif Tol Dinilai Mahal, Sopir Truk Logistik Pilih Jalur PanturaSEMARANG (Asatu.id) – Sejumlah sopir truk bermuatan logistik banyak yang mengalihkan rutenya, dari yang semula melewati tol Trans Jawa pindah ke jalur Pantura. Alasan itu diambil karena tarif tol dinilai terlalu mahal.

Ketua Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldy Ilham Masita mengatakan, jika tarif tol dari Jakarta menuju Surabaya terlalu mahal dan mencapai jutaan rupiah.

Hal itu yang menurut Zaldi menjadi penyebab para sopir truk kembali menggunakan jalur Pantura. Mereka pun minta pemerintah turun tangan untuk mencarikan solusinya.

Zaldi menandaskan, pihaknya menyayangkan tarif tol yang mahal itu. Menurutnya, tarif untuk kendaraan logistik seperti truk seharusnya lebih rendah dibanding mobil pribadi.

“Saya rasa permasalahannya kalau untuk mempermudah logistik harusnya tarif truk logistik lebih murah dibanding mobil pribadi,” kata dia.

Keluhan para sopir truk bermuatan besar itu pun sampai ke Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Mantan anggota DPR RI itu mendukung truk logistik yang melintasi tol Trans Jawa diberikan diskon khusus.

“Soal tarif nanti biar dievaluasi. Tapi prinsipnya saya mendukung truk logistik diberikan diskon khusus,” kata Ganjar, di sela menghadiri Pengukuhan Guru Besar Cornelis Lay, di Balai Senat UGM, Rabu (6/2).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *