Siaga Bencana 2019, Solo Peduli Targetkan Tambah 8 Ambulan Gratis

Siaga Bencana 2019, Solo Peduli Targetkan Tambah 8 Ambulan GratisSEMARANG (Asatu.id) – Solo Peduli menargetkan 8 unit ambulan gratis bagi kaum duafa dan yang membutuhkan pada tahun 2019.

8 Unit ambulan gratis tersebut  direncanakan akan dioperasikan untuk wilayah Sukoharjo, Sragen, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Bekasi dan Surabaya.

Target penambahan 8 unit ambulan tersebut disampaikan pada pertemuan Direksi Solo Peduli yang dilakukan di Kantor pusat Solo Peduli di Jl. Lempongsari Timur 2 No 46 A RT 6/4 Gajahmungkur Semarang pada 4/2.

Layanan Ambulan Gratis Solo Peduli yang sudah beroperasi berada di wilayah Karanganyar, Solo, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Sragen, Lombok dan Aceh.

Solo Peduli sendiri merupakan lembaga amil zakat skala Provinsi yang bergerak dalam bidang penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, sedekah dan dana-dana sosial lainnya untuk disalurkan kepada kaum duafa dan yang membutuhkan.

Solo Peduli berkantor pusat di Semarang. Sedangkan Kantor area Solo Peduli berada di Jawa Tengah dan mitra Jejaring di Yogyakarta, Jawa Barat, Lombok Utara dan di Aceh.

Kordinator Layanan Ambulan Gratis Solo Peduli Martezza Hariyanto menyampaikan pelayanan ambulan gratis bagi kaum duafa dan yang membutuhkan sudah berjalan lancar sesuai dengan rencana awal tahun 2018.

”Tahun 2018 total pelayanan ambulan gratis Solo Peduli ada 4.250 layanan. Tahun 2019 kami berupaya untuk meningkatkan layanan sehingga banyak masyarakat yang bisa kami bantu, baik masyarakat yang sakit maupun untuk masyarakat yang terdampak bencana”ungkapnya.

Direktur Umum Solo Peduli, Sidik Anshori menargetkan pada tahun 2019  bisa menambah 8 unit ambulan gratis yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia.

“Kami menargetkan ada penambahan 8 unit ambulan. Wilayah ini kami pilih karena disana sudah ada relawan yang siap mengoperasikan ambulan dan melayani permintaan masyarakat,” ujarnya.

Dia melanjutkan, penambahan ambulan  juga karena pertimbangan tingginya permintaan dari masyarakat, terutama masyarakat yang terkena dampak cuaca dan kondisi alam yang tidak bersahabat seperti longsor, banjir, angin puting beliung dan bencana-bencana lainnya yang hampir merata di Indonesia.

“Hampir setiap terjadi bencana ada yang terluka dan  membutuhkan layanan ambulan, maka dari awal tahun ini, kami mengajak sebanyak mungkin masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam program pengadaan ambulan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan,”jelasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *