Proyek SPAM Semarang Barat Terkendala Pembebasan Lahan

SEMARANG (Asatu.id) – Plt Dirut PDAM Tirta Moedal Kota Semarang M Farchan mengakui proyek SPAM Semarang Barat untuk sementara belum bisa berlanjut sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Di mana saat ini dari 24 tahapan, sudah diselesaikan18 tahap.

“Saat ini kita masih terkendala pembebasan lahan untuk lokasi pembangunan IPA Semarang Barat. Perlu diketahui PDAM itu bertugas memasak air, kalau sumber air bakunya tidak ada, lalu apa yang kami masak,” katanya, Rabu (6/2).

Dengan adanya IPA Semarang Barat, Farchan optimis krisis air yang melanda Semarang bisa dituntaskan. Apalagi IPA Pudakpayung dan Jatisari Mijen juga akan dibangun bersamaan dengan IPA Semarang Barat.

“Untuk lahan di Pudakpayung dan Jatisari sudah tuntas semua, tinggal di Semarang Barat yang belum tuntas,” katanya.

Penyediaan lahan ini, lanjut dia, menjadi tanggung jawab  Pemkot melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang. Sementara hasil dari rapat koordinasi yang dipimpin oleh Sekda Kota Semarang Agus Riyanto ada kesepakatan akhir Januari lahan sudah beres. Namun kenyataannya hingga kini belum ada progress yang menggembirakan.

“Katanya mau menempuh konsinyasi melalui PN Semarang, semoga bisa selesai,” katanya.

Farchan mengaku ika tidak bisa tuntas hingga Maret 2019, proyek pembangunan SPAM Semarang Barat bisa molor karena sudah melewati jadwal financial closing.

“Pengerjaan proyek ini terancam mundur jika masalah pembebasan lahan tidak segera dituntaskan,” tandasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *