Ganjar Dukung Truk Logistik Dapat Diskon di Tol Trans Jawa

Tarif Tol Dinilai Mahal, Sopir Truk Logistik Pilih Jalur PanturaYOGYAKARTA (Asatu.id) – Banyaknya sopir truk bermuatan besar yang mengeluhkan tarif tol Trans Jawa, mendapat tanggapan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Mantan anggota DPR RI itu mendukung truk logistik yang melintasi tol Trans Jawa diberikan diskon khusus.

Menurut Ganjar, hal tersebut penting agar para sopir truk logistik tidak keberatan dan kembali beralih ke jalur Pantura, sehingga proses pengiriman logistik semakin cepat.

Para sopir truk menikai, tarif tol yang menghubungkan Merak-Surabaya tersebut dinilai terlalu mahal, sehingga mereka kembali menggunakan jalur pantai utara (Pantura) Jawa.

“Soal tarif nanti biar dievaluasi. Tapi prinsipnya saya mendukung truk logistik diberikan diskon khusus,” kata Ganjar, di sela menghadiri Pengukuhan Guru Besar Cornelis Lay, di Balai Senat UGM, Rabu (6/2).

Sebenarnya, lanjut Ganjar, jika semua bisa dikompromikan antara pengelola jalan tol dengan asosiasi pengusaha yang bergerak dalam pengiriman logistik, maka akan berdampak bagus.

“Misalnya untuk muatan logistik tertentu, bisa mendapatkan diskon langganan dengan harga spesial. Tinggal nanti kami yang mengawasi muatannya, apakah over dimensi dan over load (Odol) atau tidak agar jalannya bisa awet. Kalau bisa bertemu pada kesepakatan itu tentu akan baik dan menarik,” terangnya.

Ganjar menambahkan, sebenarnya jalan tol itu pilihan. Jadi, masyarakat bisa memanfaatkan jalan tersebut atau menggunakan jalan lain.

“Sopir truk bisa membuat pilihan, kalau terlalu mahal (lewat tol), maka bisa melewati jalan-jalan lain yang ada sambil nanti kami evaluasi,” imbuhnya.

Ganjar menambahkan, selain untuk mempercepat perpindahan manusia dan barang, tol juga berfungsi untuk mengurai kemacetan. Jika saat ini para sopir truk banyak yang kembali ke Pantura sehingga menyebabkan penumpukan kendaraan, maka kendaraan non logistik bisa melalui jalur tol.

“Ke depan kami akan terus berkoordinasi dengan lintas sektoral untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Langkah progresifnya adalah mengangkut logistik menggunakan jalur kereta api dan pelabuhan,” tutupnya. (IS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *