Tangkal Paham Radikal, Juliari Minta Linmas Perkuat Paham Kebangsaan

SEMARANG (Asatu.id) – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) Juliari P Batubara memberikan materi penguatan Empat Pilar Kebangsaan kepada para anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Pemerintah Kota Seamrang.

Menurut Juliari, sangat perlu baik anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) maupun anggota Linmas memperkuat paham kebangsaan. Hal ini merupakan salah satu cara untuk menangkal paham-paham radikal masuk.

“Meski Kota Semarang terkenal dengan kota yang aman dan kondusif, namun demikian Kota Semarang tidak luput dari sasaran penyebaran paham radikal. Oleh karena itu, para petugas Satpol PP dan Linmas perlu mencegah paham-paham radikal agar tidak merebak ke mana-mana,” katanya, usai penyampaian materi Empat Pilar Kebangsaan di Markas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Semarang, Senin, (4/2).

Lebih lanjut, Ari sapaan akrab Juliari P Batubara mengungkapkan, Linmas merupakan garda terdepan dalam rangka menjaga kondusivitas Kota Semarang. Oleh karenanya, pemahaman empat pilar kebangsaan yakni UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika penting bagi Linmas dalam menjalankan tugasnya.

“Tidak hanya cukup sekedar menegakkan tindakan tegas dalam penertiban atau penegakan hukum sesuai aturan daerah semata, namun wawasan kebangsaan juga harus ditanamkan agar tidak menjadi bumerang.,” ungkapnya.

Menurutnya, setiap warga negara Indonesia wajib memahami wawasan kebangsaat. Jadi pemahaman wawasan kebangsaan tidak hanya diperlukan oleh masyarakat sipil saja, melainkan seluruh warga negara juga perlu memahami wawasan kebangsaan.

“Petugas di lapangan seperti Linmas juga sangat perlu memahami empat pilar kebangsaan itu. Jadi bukan hanya masyarakat sipil saja,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *