Jalan Tol Milik Rakyat, Bukan Orang Per Orang

SEMARANG (Asatu.id) – Wasekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade merespon pernyataan Wali Kota Hendrar Prihadi terkait jalan tol. Menurut dia jalan tol yang dibangun adalah milik rakyat, bukan orang per orang.

“Kami terus terang sangat kecewa dengan pernyataan Wali Kota Semarang. Soal prestasi Pak Jokowi membangun Trans Jawa tentu harus kita apresiasi,” terangnya.

“Tapi jalan tol itu adalah milik rakyat bukan milik pribadi, bukan milik Pak Jokowi,” lanjut Andre.

Sebelumnya pada kegiatan silaturahmi dengan pengusaha se-Jawa Tengah di Kota Semarang, calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo juga menyindir pernyataan pihak-pihak yang mengatakan tidak membutuhkan jalan tol.

“Silakan ada orang ngomong kepada saya, pak kita enggak mau makan jalan tol. Ya kalau enggak ngerti teori ekonomi makro sulit saya menjelaskan,” ungkap Jokowi, Sabtu (2/2) lalu.

“Atau kalau memang benci dan enggak senang, dijelaskan kayak apa ya enggak nyambung,” tambahnya.

Di sisi lain, penyataan Hendrar Prihadi sebagai politisi muda PDI Perjuangan juga mendapat dukungan dari Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dengan berpesan agar jangan sampai pemilu menggiring opini masyarakat ke arah yang negatif pada setiap hal.

“Jangan gara-gara pemilu, semua dianggap sebagai ada persoalan, dilihat dari sisi negatifnya,” ucapnya.

“Mari kita lihat secara objektif prestasi pemimpin, karena kepemimpinan Pak Jokowi untuk semua warga bangsa”, tegas Hasto soal penyataan Hendi. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *