PT PPI Akan Bangun Museum Mobil VW di Kota Lama

PT PPI Akan Bangun Museum Mobil VW di Kota LamaSEMARANG (Asatu.id) – PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (persero) (PPI) berencana akan membangun museum mobil Volkswagen (VW) dengan memanfaatkan salah satu gedung yang dimiliki perusahaan tersebut yang berada di kawasan Kota Lama Semarang.

Asisten Senior Manajer Optimalisasi Properti PT. PPI, Adi Rakhman Akbar mengatakan pembangunan museum VW tersebut sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Semarang yang saat ini tengah genjar mempromosikan kawasan Kota Lama menjadi destinasi andalan di Kota Semarang.

“Kami memiliki 13 gedung di kawasan kota lama. Lima diantaranya sudah di pinjam oleh Pemkot Semarang, dan nanti ada beberapa gedung lagi yang akan kita sulap menjadi museum,” katanya, Jumat (1/2).

Lebih lanjut Adi mengungkapkan, pembangunan musemum VW tersebut nantinya akan dimaksimalkan dengan menggandeng PT Taman Wisata Candi (TWC). Dari maaping sementara yang dilakukan PT.PPI dan PT. TWC, ada sebuah gedung yang dinyatakan cocok. Gedung tersebut memiliki luasan lahan sekitar 1.068 meteri persegi, selain gedung tersebut beberapa gedung lain juga dilirik untuk menjadi museum VW.

“Kami akan buat house of VW, rencananya gedung kami akan diisi VW dari tahun 1950an sampai 1980an. Konsepnya hampir sama dengan museum angkut,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Teknik dan Infrastruktur PT Taman Wisata Candi (TWC), Mardijono Nugroho mengungkapkan jika konsep yang sama telah dikembangkan di Jogjakarta, dari maaping yang dilakukan sementara, nantinya akan dilakukan test market untuk mengetahui animo masyarakat.

“Kalau animonya bagus, nanti akan dilakukan pengembangan lahan, konsep dasarnya mirip museum angkut namun khusus mobil VW,” jelasnya.

Dipilihnya pabrikan mobil asal Jerman ini, bukanlah tanpa alasan. Ciri mobil yang klasik akan tepat disandingkan dengan kemegahan gedung tua berarsitektur Eropa. Selain itu, VW dianggap sebagai mobil yang bisa menyasar semua segment.

“Destinasi VW ini bisa menyasar semua segment, dari kalangan kelas menengah, bawah hingga kalangan atas,” tambahnya.

Sinergi dua BUMN tersebut, lanjut Mardijono dilakukan untuk memanfaatkan aset yang dimiliki oleh PPI di Kawasan Kota Lama Semarang. Apalagi Kota Lama memiliki sejarah yang kental terkait perkembangan perdagangan di Jawa Tengah.

“Rencananya peresmian House of VW ini akan dilakukan pada Maret tahun ini, bebarengan dengan diresmikannya Semarang Kreatif Galeri,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *