DPC PKS Kecamatan Mijen Tolak Kapengurusan Baru DPD PKS Kota Semarang 

SEMARANG (Asatu.id) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Mijen menolak kepengurusan baru Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) PKS Kota Semarang yang beberapa saat lalu ditetapkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPC PKS Mijen M Taufik kepada wartawan, Jumat  (1/2), melalui surat pernyataan bernomor 12/K/AK-30-DPC-PKS/V/1440.

M Taufik mengatakan pergantian itu tidak sah, karena dilakukan dalam sebuah rapat konsolidasi di kantor DPW PKS Jateng.

“DPTD itu ditetapkan dan dilantik dalam musda yang dihadiri oleh kader se-Kota Semarang. Logikanya ketika ada pergantian seharusnya dengan forum sejenis,” katanya.

Taufik menambahkan, dalam AD/ART PKS penggantian posisi ketua itu oleh pejabat sementara. Menurutnya, seharusnya ada nilai yang menjadi pedoman, ada aturan yang ditaati.

“Partai ini berisi anak anak muda yang bersemangat dan bergerak cepat. Mohon kami yang di bawah ini diajari cara mengemban amanah dengan baik, berorganisasi dengan baik,” ungkapnya.

Dia mengaku penolakan ini tidak serta merta pendapat pribadinya, namun sudah melalui rapat koordinasi dengan personel di DPC. Ia menegaskan ini sikap DPC PKS Mijen bukan sikap pribadi.

“PKS Mijen menyatakan off dari kegiatan kepartaian dan aktivitas pemenangan Pemilu 2019,” tegasnya.

Sebelumnya disampaikan, penolakan ini terjadi menyusul penggantian sejumlah personel dalam kepengurusan PKS Kota Semarang sebelumnya. Ari Purbono, Ketua (Dewan Pimpinan Daerah) DPD digantikan oleh Harsono, Fris Dwi Yulianto, Sekretaris DPD digantikan oleh Setyawan.

Penggantian dilakukan di kantor DPW PKS Jateng, SK dibacakan oleh utusan (Dewan Pimpinan Pusat) DPP PKS, sedangkan pelantikan dan pengambilan sumpah oleh Abdul Fikri Fakih, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah.

Terkait hal itu, Ari Purbono mengungkapkan pihaknya diundang untuk mengikuti rapat konsolidasi partai, akan tetapi ketika forum itu dimulai teryata ada pergantian atas dirinya yang tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Saya prihatin, tidak ada angin tidak ada hujan tiba-tiba saya dan sekretaris diberhentikan dan diganti oleh orang lain tanpa alasan yang jelas,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *