Pemilihan Pengurus Ipkemindo Jateng, Catur Yuliwiranto Terpilih sebagai Ketua

SEMARANG (Asatu.id) – Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (Ipkemindo) Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) Ipkemindo di Aula Lantai 3 Kanwil Kemenkumham Jateng, Kamis (31/1).

Muswil dilaksaksanakan dalam rangka pemilihan pengurus Wilayah Ipkemindo Jawa Tengah masa tugas 2019 – 2021. Kegiatan ini sebagai langkah awal Pejabat Fungsional Pembimbing Kemasyarakatan dan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan menjawab tantangan dalam meningkatkan profesionalisme dan kompetensi diri.

Pemilihan dihadiri secara langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kemenkum dan HAM RI, Dr Sri Puguh Budi Utami, yang sekaligus Ketua Umum DPP Ipkemindo, kemudian Sekretaris Umum DPP Ipkemino, Sri Sulastri dan Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum dan HAM Jateng, Heni Yuwono.

Dalam pemilihannya dilangsungkan secara voting, adapun para calon yang diusulkan ada 6 dari perwakilan pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) yang ada di Jateng.

Di antaranya ada Idang Heru Sukoco memperoleh 34 suara, Sutomo memperoleh35 suara, Catur Yuliwiranto memperoleh 99 suara, Joni Priyanto 11 suara, Bambang Sulistyo 6 suara dan Satrio 1 suara, sedangkan suara rusak 23 suara, total pemilih 209 suara.

Berdasarkan hasil voting, Catur Yuliwiranto terpilih sebagai ketua Jateng, dibantu Sekretarisnya Falikha Ardiyanni dan Bendaharanya Dyah Purwanti, dengan jumlah pengurus yang dilantik sebanyak 19 orang.

Usai terpilih, Catur Yuliwiranto, memaparkan sejumlah program kepengurusan yang akan diembannya untuk periode 2019-2021. Di antaranya, berjanji akan melakukan peningkatan dan sinergitas PK-APK dengan pusat dan pengurus di wilayah lain.

Kemudian, peningkatan kompetensi pembimbing kemasyarakat, baik melalui seminar, lokakarya dan sebagainya. Selanjutnya, melakukan sertifikasi PK-APK, dan melakukan evaluasi secara periodik, sehingga kompetensinya bisa dinilai, apakah sudah di-upgrade atau belum.

“Selain itu, akan melakukan pengabdian masyarakat, membangun jejaring dengan steatholder yang lain, serta meninggkatkan kesejahteraan anggota,” kata Catur, di hadapan pimpinan sidang Muswil Ipkemindo Jateng, yang dipimpin Gianto, Sutomo dan Falikha Ardiyani.

Sedangkan dalam arahannya, Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum dan HAM RI, Dr Sri Puguh Budi Utami, dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP), nantinya akan ada jenis pidana lain, sehingga bukan hanya pidana penjara. Melainkan juga akan ada pidana denda dan sosial. Untuk itu, pihaknya meminta PK dan APK harus memberikan rekomendasi dengan benar.

“Pendampingan kepada warga binaan harus dibuat secara berkualitas, maka buatlah litmas yang berkualitas dan Seminar Nasional kali ini juga merupakan peningkatan kompetensi kegiatan yang berkualitas,” kata Sri yang juga Ketua Umum DPP Ipkemindo. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *