Menangkal Politisasi Agama yang Marak di Tahun Politik

Politisasi AgamaSEMARANG (Asatu.id) – Empat pembicara tampil pada Seminar Nasional “Indonesia Damai Mereduksi Politisasi Agama di Tahun Politik” yang berlangsung di Aula Kampus III UIN Walisongo, Rabu (30/1) siang.
Selain Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, juga Komisioner KPU Jateng Ikhwanudin, Ketua Bawaslu Jateng Fajar Saka, dan Wakil Rektor I UIN Walisongo, Musahadi.

Komisioner KPU Jateng, Ikhwanudin menandaskan, menjelang Pemilu legislatif dan eksekutif, siapapun tidak boleh menghina agama, suku dan ras. Sebab hal itu sudah termasuk kategori kampanye hitam atau negatif.

Ketua Bawaslu Jateng Fajar Saka menandaskan, pihaknya berupaya mencegah segala upaya yang ingin memecah persatuan dan memicu konflik. Salah satunya intens berkomunikasi dengan jajaran Parpol.

Sementara itu, Wakil Rektor I UIN Walisongo Musahadi menjelaskan, ilmu pengetahuan dapat menjadi alat untuk mereduksi politisasi agama.
“Politik itu kan rumahnya beragam kepentingan. Sehingga, tidak heran jika nalar agama digunakan untuk kepentingan politik tanpa melihat moral,” tandasnya.

Sebelumnya, Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen menandaskan, politisasi agama sudah ada paska meninggalnya Nabi Muhammad Saw saat memilih pemimpin pengganti. Meski begitu, upaya menghindari konflik dengan saling menghormati harus dikakukan.

“Perpecahan sekarang ini sudah lebih dahsyat karena dibenturkan dengan agama lain dan golongan. Dan ini bahaya. Peran pemerintah tentu saja bersama Forkopimda, polisi, TNI, Bawaslu, KPU, kerja sama juga dengan mahasiswa sebagai aktor akademis meredam konflik isu SARA, yang mengarah pada perpecahan ideologi atau agama,” tutur wagub.

Ditambahkan, Gus Yasin, sapaan akrab Wagub, yang perlu diwaspadai adalah orang-orang fasik yang selalu memberikan berita tidak betul, tapi merasa tidak pernah salah. Maka, para intelektual pun harus meluruskannya dengan tabayun, atau klarifikasi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *