Panitia Kopi Semawis Undang 400 Tamu Ikuti Perjamuan Tuk Panjang

SEMARANG (Asatu.id) – Menyambut perayaan Imlek tahun ini Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis) mengadakan jamuan Tuk Panjang seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Tidak tanggung-tanggung, tahun ini sekitar 400 undangan disebar untuk menghadiri perjamuan Tuk Panjang, atau makan bersama yang akan diadakan di Kawasan Pecinan Semarang tersebut.

Ketua Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis), Harjanto Halim menjelaskan, Tuk Panjang merupakan  jamuan dari komunitas Tionghoa yang disediakan untuk tamu dari luar.

“Kami akan menampilkan kuliner dari peranakan Malaysia dan Singapura serta mengenalkan Sup Lobak,” ujarnya, Selasa (29/1).

Jamuan Tuk Panjang ini, menurutnya, merupakan simbol kerukunan, dengan menampilkan suasana kekeluargaan dari warga Tionghoa dan warga dari luar yang diundang pada jamuan Tuk Panjang ini.

Selain itu, pada Imlek kali ini tak lupa adanya Gelaran Pasar Imlek Semawis (PIS) 2019. Harjanto mengatakan Pasar Semawis yang akan diselenggarakan mulai 1 Februari mendatang, partisipasi anak muda akan lebih digiatkan.

“Akan lebih banyak melibatkan anak muda, terutama mahasiswa Universitas Negeri Semarang,” imbuhnya.

Ia menambahkan, seperti contoh kegiatan PIS 2019 nanti akan ada acara seperti talkshow bertemakan anak muda. Hal tersebut digelar untuk membangkitkan kecintaan anak muda kepada budaya bangsa.

“Nantinya, PIS 2019 akan dilaksanakan di kawasan Pecinan Kota Semarang pada 1 hingga 3 Februari 2019,” tandasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *