Alumni SMAN 1 Kota Tegal Senang, Ganjar Janji Tak Ada Penggusuran

Alumni SMAN 1 Kota Tegal Senang, Ganjar Janji Tak Ada PenggusuranSEMARANG (Asatu.id) – Perwakilan Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Kota Tegal menemui Gubernur Ganjar Pranowo untuk mengadukan permasalahan sengketa kepemilikan aset dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), Senin (28/1).

Dalam pertemuan itu, para alumni menyampaikan kekhawatiran mereka bahwa SMAN 1 Tegal akan digusur oleh PT KAI. Hal itu setelah PT KAI memenangkan gugatan atas hak kepemilikan aset di lokasi tersebut.

Awalnya, PT KAI mengajukan gugatan atas penerbitan sertifikat hak pakai sekolah tersebut ke PTUN Semarang pada 2017 lalu. Dari gugatan itu, PT KAI menang.

Atas hasil itu, kemudian diajukan banding dan kasasi yang tetap dimenangkan oleh PT KAI. Dengan kemenangan itu, aset sekolah seluas 6.890 meter persegi tersebut sah milik PT KAI.

Di hadapan perwakilan Ikatan Alumni yang menemuinya, Gubernur Ganjar Pranowo memastikan tidak akan ada penggusuran di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Tegal.

Ganjar menegaskan, pihaknya akan bertanggungjawab penuh bahwa sekolah yang sudah berdiri sejak 1958 itu tidak terganggu dengan permasalahan yang kini dihadapi, yakni terkait sengketa kepemilikan aset dengan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

Salah satu alumni SMAN 1 Tegal, Suparmo Ali mengaku senang dengan jawaban Ganjar yang memastikan sekolah tempatnya belajar dulu akan tetap bertahan.

“Saya senang dengan jawaban Bapak Gubernur yang memastikan kegiatan belajar mengajar di sekolah kami tetap berjalan. Bagaimanapun, sekolah itu harus tetap berdiri karena memiliki nilai sejarah tinggi. Sudah banyak lulusan SMAN 1 Tegal yang menjadi tokoh nasional dan orang sukses di Indonesia,” ucap alumnus SMAN 1 Tegal angkatan 1967 ini.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *