Tahun Ini, Pembangunan Alun-Alun Semarang Tahap Dua Dimulai

SEMARANG (Asatu.id– Sekretaris Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang Irwansyah mengatakan, pembangunan alun-alun Semarang di Kauman (Pasar Johar Lama) tahap ke dua akan dikerjakan pada tahun 2019 ini.

Menurutnya, pembangunan alun-alun tahap pertama sudah selesai pada akhir tahun 2018 lalu. Yakni dengan menyelesaikan pemasangan pondasi yakni pemasangan 700 tiang pancang pada lahan seluas 9,184 hektare.

“Anggaran yang dihabiskan pada tahap pertama senilai Rp 50 miliar. Untuk tahun ini dimulai pembangunan Alun-Alun tahap kedua,” katanya, Senin (28/1).

Lebih lanjut, Irwansyah mengungkapkan, pada pembangunan tahap ke dua akan dimulai dengan pembangunan basement, dengan anggaran Rp 50 miliar. “Jadi total ada Rp 100 miliar untuk pembangunan tahap pertama dan kedua,” ungkapnya.

Saat ini pihaknya berupaya mempercepat proses lelang untuk pembangunan Alun-Alun Semarang tahap kedua ini, sehingga pekerjaan bisa selesai tepat waktu yang ditargetkan, yakni bulan November sampai 2019.

“Kami berupaya pekerjaan lelang untuk pembangunan Alun-Alun tahap kedua segera diselesaikan, sehingga bisa selesai sesuai target. Harapannya bisa selesai bulan November atau Desember tahun ini,” katanya.

Bagian basement, lanjut Irwansyah, nantinya akan digunakan sebagai lahan parkir untuk pedagang Pasar Yaik. Adapun bagian atasnya adalah alun-alun seluas satu hektare yang dipergunakan sebagai fasilitas publik. Sementara di sisi selatan terdapat koridor penghubung Pasar Johar menuju Masjid Kauman.

“Dalam koridor ini nanti ada tenda-tenda untuk pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan perlengkapan shalat. PKL yang semula berjualan di depan Masjid Kauman akan diarahkan ke koridor ini,” jelasnya.

Alun-alun Semarang nanti akan ditanam rumput serta ditata untuk jalur pedestrian. Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas alun-Aalun ini untuk berolahraga atau sekadar jalan-jalan bersama keluarga setelah selesai berbelanja di pedagang.

“Bisa menjadi destinasi wisata baru di Kota Semarang. Targetnya akhir tahun 2019 sudah selesai pengerjaannya, dan awal tahun 2020 bisa dibuka untuk umum,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *