Perayaan Natal Provinsi, Ganjar: Butuh Keikhlasan Batin untuk Toleran

Perayaan Natal Provinsi, Ganjar: Butuh Keikhlasan Batin untuk ToleranSEMARANG (Asatu.id) – Di hadapan ratusan umat kristiani pada Perayaan Natal Provinsi Jateng 2018 dan Tahun Baru 2019, Gubernur Ganjar Pranowo mengajak untuk memelihara kondisi Jawa Tengah yang toleran. Menurut Ganjar, Jawa Tengah membutuhkan keikhlasan batin untuk toleran.

“Saya ingin kita semua merawatnya. Ini lho bentengnya Pancasila ada di Jawa Tengah,” ungkap Ganjar.

Perayaan Natal yang berlangsung di Grhadhika Bhakti Praja, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jumat (25/1) malam itu mengangkat tema “Bergembira, Bercahaya, dan Damai”.

Gubernur menegaskan, saat ini kondisi masyarakat Jawa Tengah sangat toleran dan kondusif. Kondisi tersebut mesti terus dirawat. Jangan biarkan ada oknum yang mengganggu dan ingin memecah kebersamaan di antara masyarakat.

“Begitu indahnya ketika semua agama yang ada di Jawa Tengah ini saling mendukung, saya merasakan ‘mak-nyes’ di hati. ‘Masak kaya ngene‘ tidak kita rawat, ‘masak kaya ngene‘ ada yang mengganggu dan akan mencabik-cabik? Kita tidak akan biarkan mereka mengganggu dan mencabik-cabik,” tegas mantan anggota DPR RI ini.

Suasana Perayaan Natal kali ini juga terlihat berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya ketika suguhan makanan yang disajikan dikemas dalam ‘besek’. Makanan yang ada di dalam besek itu beragam jajanan pasar. Sementara minuman yang disuguhkan pun menggunakan gembes.

“Kami ingin mengajak semua umat dan masyarakat semua untuk membuat gerakan mencintai makanan lokal. Selain itu, minuman yang disuguhkan dalam gembes pada perayaan Natal kali ini merupakan bagian dari dukungan kepada Pak Gubernur yang ini mengurangi pemakaian plastik,” kata Ketua Panitia Natal, Hanung Triono.

Hadir dalam perayaan yang berlangsung khidmat itu antara lain, Ketua PGI Jateng Pendeta Eka Lasa Purwawibawa, Sekda Jateng Sri Puryono, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi, serta jajaran Forkopimda Jateng. (IS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *