CPNS Bukan Tujuan Akhir, Tapi Awal Menjadi Pengabdi Rakyat

CPNS Bukan Tujuan Akhir, Tapi Awal Menjadi Pengabdi RakyatSEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengapresiasi CPNS yang telah berhasil menyisihkan ribuan peserta lain dalam kompetisi yang fair dan transparan.

Capaian tersebut diharapkan gubernur bukan sebagai tujuan akhir, melainkan awal untuk menjadi para pengabdi rakyat, pengemban amanat rakyat, yang selalu siap mencurahkan tenaga dan pikiran hanya untuk melayani rakyat.

“Dunia sudah berubah. Teknologi tambah maju, masyarakat pun semakin global dan kritis. Saya berharap para CPNS bisa menjadi harapan baru bangsa, menjadi aparatur yang memiliki cara pandang, cara piker, dan cara kerja yang kekinian. Integritas, nasionalisme, hospitality, networking, entrepreneurship dan wawasan global, merupakan karakter yang harus dimiliki sebagai PNS yang professional,” pesan Ganjar.

Seleksi penerimaan CPNS Pemprov Jateng dilakukan secara objektif dan transparan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), sejak 26 September-31 Desember 2018.

Tahapannya meliputi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada 26 Oktober-17 November 2018 di empat lokasi, yakni Kabupaten Semarang, Sragen, Magelang, dan Banyumas. Hasil Tes SKD diolah Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) yaitu Badan Kepegawaian Negara.

Selanjutnya, peserta yang lolos mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada 6 Desember-14 Desember 2018, di lima lokasi, yaitu Kota Semarang (TMMK BKD Provinsi Jawa Tengah dan Gedung UTC), Kabupaten Sragen, Purwokerto, dan Yogyakarta. Hasil SKB pun dikirim ke Panselnas untuk dilakukan rekonsolidasi Integrasi Nilai SKD-SKB di Kantor Badan Kepegawaian Negara RI pada 20 Desember 2018.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Arief Irwanto, penentuan hasil kelulusan merupakan kewenangan Panselnas sepenuhnya dan bebas dari kolusi dan nepotisme.

“Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota hanya bertugas untuk menyampaikan pengumuman hasil tersebut kepada Masyarakat. Kami telah menyampaikan pengumuman secara terbuka di berbagai media cetak, online, termasuk website http//: bkd.jatengprov.go.id serta papan pengumuman di seluruh Instansi Pemerintah pada 31 Desember 2018. Dan jumlah peserta yang dinyatakan lulus sejumlah 1.845 orang,” tutur Arief.

Peserta yang lulus, imbuhnya, telah melaksanakan proses pemberkasan pada 16-17 Januari 2019 di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali.

Saat ini Panitia Seleksi Daerah Penerimaan CPNS Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tengah mempersiapkan usulan NIP CPNS Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan melakukan verifikasi berkas usul NIP serta input data CPNS Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui aplikasi yang dikembangkan oleh BKN yaitu SAPK (Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian).

Verifikasi berkas usul dan Inputing usulan NIP CPNS Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan pada 20-26 Januari 2019.

“Pengiriman Berkas Pengusulan NIP CPNS Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Formasi Tahun 2018 ke BKN akan dilaksanakan sebelum Februari 2019. Sehingga, jika Februari NIP-nya sudah turun, mereka bisa langsung aktif bekerja per Maret 2019,” tandasnya. (IS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *