Dinas Perdagangan akan Sidak Listrik di Pasar Tradisional  

SEMARANG (Asatu.id) – Kebakaran di Pasar Jatingaleh Semarang, Kamis malam (24/1), yang diakibatkan korsleting aliran listrik dari salah satu kios, menyebabkan lima kios beserta dagangannya hangus terbakar.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, lokasi kebakaran terjadi di sebelah utara atau sisi belakang dari pasar. Untuk memadamkan amukan di jago merah, Pemkot mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran.

“Beruntung penanganan cepat dilakukan, sehingga tidak sempat meluas ke bangunan pasar yang termasuk cagar budaya,” tuturnya.

Fajar menambahkan, kebakaran di pasar tradisional akibat hubungan arus pendek ini bukan kali pertama terjadi. Untuk itu, ia mengimbau agar tidak menganggap sepele masalah listrik.

“Sudah dijadwalkan jauh-jauh hari untuk dilakukan operasi terkait dengan arus listrik. Karena setiap kejadian korsleting di pasar, pasti karena arus listrik tidak sesuai ketentuan yang disarankan dinas pasar,” tegasnya, Jumat (25/1).

Menurutnya, Dinas Pasar butuh melakukan penyadaran kepada pedagang tentang pemasangan listrik. Fajar mencontohkan seperti kabel yang harusnya hanya 500 watt, tetapi pedagang kadang menyambung kabel, hingga menjadikan terjadinya hubungan arus pendek.

“Kami akan melakukan sidak, apabila tidak sesuai ketentuan maka akan ada pemutusan listrik,” pungkasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *