Transaksi Ekspor Jateng Tumbuh dan Naik 9 Persen

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Bappeda Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan, saat ini Jateng memasuki bonus demografi. Dalam kondisi makro, pertumbuhan di atas rata-rata nasional, atau di atas angka 5,27 persen.

Meski secara nasional pelan-pelan naik, namun menurut Sujarwanto masih butuh effort. Transaksi ekspor pun, kata Sujarwanto, defisit, meski tetap tumbuh dan naik sembilan persen. Kenaikan impor justru 38 persen.

Hal itu disampaikam Sujarwanto saat mendampingi Wagub Jateng Taj Yasing Maemun menerima kunjungan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Ir Mawardi Yahya di Gedung B lantai 5 Komplek Kantor Gubernur Jl Pahlawan, Kamis (24/1) siang.

Tujuan kunjungan Wagub Sumsel Mawardi dan rombongan ke Jateng untuk belajar cara mengatasi kemiskinan dengan cepat.

“Investasi di Jateng sedang bagus, impor PMDN dan PMA terkait bahan baku, model dan penopang, kemudian banyaknya buruh dengan upah kompetitif menarik investor,” kata Sujarwanto.

Ikut mendampingi Wagub Sumsel Mawardi Yahya antara lain Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustina, Wakil Bupati Musi Rawas Hj Suwarti, dan Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana.

Kemudian Wakil Bupati Lahat H Haryanto SE MM, Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah, Wakil Bupati Oki HM Djakfar Shodiq, Wakil Bupati Oku Drs Johan Anuar SH MN, beserta Kepala Bappeda dan staf.

Paska berdialog, Wagub Jateng Gus Yasin dan Wagub Sumsel Mawardi pun saling bertukar cinderamata dan berfoto bersama. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *