Dinilai Tak Serius Bantu Rakyat, Gus Yasin Kecewa pada Perusahaan Swasta

Dinilai Tak Serius Bantu Rakyat, Gus Yasin Kecewa pada Perusahaan SwastaSEMARANG (Asatu.id) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, merasa kecewa saat menghadiri Rakor Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) di Kantor Bappeda Jateng, Rabu (23/1). Dari 66 perusahaan swasta yang diundang, hanya 25 persen saja yang hadir.

Di sisi lain, Gus Yasin, panggilan akrab Wagub menilai, perusahaan-perusahaan tidak serius melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (TJSLP). Terutama dalam membantu Pemerintah Provinsi Jateng mengentaskan kemiskinan dan pengangguran.

Gus Yasin menegaskan, pihaknya akan memberi peringatan kepada perusahaan swasta yang tidak hadir. Pasalnya, pemerintah mengundang mereka bukan untuk kepentingan pemerintah, tetapi untuk masyarakat.

“Kami minta mereka fokus membantu mengentaskan kemiskinan. Secara fokus ke 14 daerah zona merah kemiskinan di Jateng. Nanti kita bagi, per tahun lima sampai enam kabupaten/kota. Prosentase TJSLP, 60 persen kita arahkan, yang 40 persen silahkan dikelola sendiri,” paparnya.

Menurut Gus Yasin, sejak 2013-2014 penurunan angka kemiskinan di Jateng sangat drastis dan terbaik di Indonesia. Meski demikian, penurunan itu belum memuaskan bersama, karena luasan pemerintah yang diemban sangat luas dan banyak.

Pemprov sebagai tangan panjang pemerintah pusat, bahu membahu menekan kemiskinan dan pengangguran. Sehingga, FTJSLP menjadi sarana membangun kesepahaman antara pemprov dengan BUMN, BUMD, dan perusahaan-perusahaan.

“Kami minta juga sering turun ke lapangan, melihat apa yang dibutuhkan sehari-hari masyarakat. Penanganan setiap daerah berbeda, ada ciri khas masing-masing,” pesannya. (IS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *