Penumpang Terpikat, Jumlah Okupansi KA Joglosemarkerto Meningkat

SEMARANG (Asatu.id) – Keterpikatan masyarakat yang berada di kota-kota Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menggunakan Kereta Api (KA) Joglosemarkerto begitu meningkat sejak diluncurkannya pada 1 Desember 2018 lalu.

Tak heran apabila Kereta Api yang menghubungkan kota-kota di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, kini begitu menarik perhatian masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro, Selasa (22/1).

“Untuk bulan Januari 2019 dari data yang ada sampai (21/1) kemarin total penumpang yang menggunakan KA Joglosemarkerto yakni 127.462 penumpang dengan jumlah okupansi yakni 157% dari total kursi yang disediakan yakni 81.144,” jelasnya.

Kris menjelaskan jumlah penumpang yang naik di wilayah Daop 4 Semarang, yakni 59.212 penumpang dengan jumlah okupansi 46% dari seluruh penumpang KA Joglosemarkerto selama bulan Januari 2019. Rata-rata penumpang yang naik di wilayah Daop 4 Semarang yakni 2.820 penumpang atau 52% dari total harian secara keseluruhan KA Joglosemarkerto.

“Untuk itu, dari meningkatnya okupansi jumlah penumpang ini harapannya KAI khususnya Daop 4 Semarang, bahwa KA Joglosemarkerto ini akan mampu menjadi salah satu penghubung kemajuan perekonomian di wilayah Jawa Tengah,” harapnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *