Lapak dan Akses Jalan Pasar Wonodri Sangat Sempit

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Agus Riyanto Slamet mengkritisi luasan kios yang ada di Pasar Wonodri. Menurutnya, dengan luas kios 1 x 1,5 meter dan akses jalan yang hanya lebar 1 meter saja akan menjadi masalah bagi pedagang.

“Perencanaan pembangunan yang kurang baik. Khususnya di lantai dua itu kios terlaku sempit, hanya 1×1,5 meter saja,” katanya, kemarin.

Lebih lanjut Agus mengungkapkan, meski akses lainnya dilengkapi dengan lift, namun dengan luasan kios tersebut akan menjadi masalah, karena akses yang kurang nyaman.

“Jelas ini kurang nyaman baik untuk penjual maupun untuk pembeli,” ungkapnya.

Sementara itu salah seorang pedagang Pasar Wonodri, Sopiah mengatakan, dengan luasan lapak 1 meter x 1,5 meter, tentu sangat tidak representatif untuk berjualan.

“Lapaknya terlalu sempit, dan tidak nyaman. Idealnya lapak sekitar 2×2 meter. Kami berharap lapak bisa diluaskan agar tidak terlalu sempit. Kalau seperti ini pedagang bisa kembali berjualan di luar,” harapnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *