Menteri PAN-RB Sebut MPP Banyumas sebagai Pionir di Jateng

Menteri PAN-RB Sebut MPP Banyumas sebagai Pionir di JatengBANYUMAS (Asatu.id) – Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Drs Syafruddin MSi menjelaskan, Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Banyumas menjadi pionir di Jawa Tengah, sekaligus MPP kedua yang didirikan di Pulau Jawa, selain di Jawa Timur.

Sementara itu secara nasional, MPP Banyumas, menurut Syafruddin, menjadi MPP ke-12 yang telah diresmikan dan mulai beroperasi. Keberadaan MPP itu sendiri selama ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat Banyumas.

Hal itu disampaikan Menteri PAN-RB saat melaunching Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Banyumas, Jumat (18/1). Peluncuran MPP berlangsung bersamaan turunnya hujan.

Peluncuran MPP, tambah menteri Syafruddin, merupakan wujud tata kelola pemerintahan yang adaptif dalam menjawab tantangan zaman. Di tengah era globalisasi dan digital saat ini, pemerintah dituntut untuk semakin inovatif dan akuntabel dalam memberikan pelayanan publik.

“Syukur Alhamdulillah hari ini kita me-launching mal pelayanan publik ke-12 di Indonesia dan yang pertama di Jawa Tengah. Saya mengapresiasi Bupati Banyumas yang sudah sangat progresif untuk membangun mal pelayanan publik pertama di Jawa Tengah,” katanya.

“Semua negara melakukan transformasi tata kelola pemerintahan yang makin profesional, cepat, adaptif agar mampu menjawab tuntutan zaman, termasuk Indonesia,” tambah Menteri Syafruddin memuji.

Di sela-sela peninjauan lokasi, mantan Wakil Kepala Polri itu menerangkan, fasilitas dan pelayanan petugas MPP Banyumas cukup baik. Namun, pihaknya ingin kinerja positif tersebut dapat terus ditingkatkan pada masa mendatang, agar masyarakat puas terhadap pelayanan publik yang diberikan.

“Setelah saya tinjau dan kita nilai, saya rasa sudah cukup, tinggal dipoles sedikit supaya kebutuhan publik bisa terpenuhi dengan cepat. Dan ini bukan hanya melayani Kabupaten Banyumas tetapi juga dapat diakses kabupaten-kabupaten lain di sekitar Banyumas, karena Kabupaten Banyumas merupakan kantong pekerja migran. Kita perlu pekerja migran yang baik, sehingga mereka perlu pula dilayani dengan baik,” ujarnya kepada awak media.

Sejumlah pejabat yang turut hadir mendampingi pada peresmian tersebut, antara lain Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono, Bupati Banyumas Achmad Husein, dan jajaran SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *