Pemprov Jateng Siapkan Regulasi Sistem Zonasi

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menandaskan, pihaknya akan membuat sejumlah regulasi yang akan mengatur mekanisme zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019-2020, setelah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) tak bisa lagi dipakai.

Penegasan gubernur disampaikan saat memberi arahan dalam Rembug PPDB Online SMA/SMK Negeri Provinsi Jateng T.A 2019-2020, di Wisma Perdamaian, Rabu (16/1).

Menurut Gubernur, sistem zonasi itu nantinya akan dibahas seperti apa dan akan mengatur sampai syarat kepindahan seperti apa. Sehingga aturan itu dapat mengantisipasi adanya praktik kecurangan-kecurangan yang terjadi.

“Semua harus masuk akal, nanti akan ada aturan batasan waktunya (jika ada yang pindah KK), makanya jangan sampai kemudian ditarik mundur dan sebagainya. Jangan sampai. Ketika ada rekayasa, maka akan kami tegur sejak awal bahwa nanti anaknya tidak bisa lolos saat verifikasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga meminta semua pihak untuk mendukung integritas dalam dunia pendidikan di Indonesia. Integritas itu tidak hanya persoalan korupsi, namun kejujuran juga merupakan integritas yang harus dijunjung tinggi.

Ganjar menegaskan, persoalan moralitas harus benar-benar dijunjung tinggi oleh masyarakat. Moralitas itu harus dimulai saat penerimaan siswa didik baru.

“Jangan ada setelah SKTM dihapus, ada akal-akalan pindah ke KK. Jangan, tolong jangan ada akal-akalan lagi, yakinlah bahwa pemerintah ingin menata semuanya lebih baik dengan membuat anak-anak sekolah enak, dekat, ongkos tidak banyak. Soal kapasitas sekolah nanti akan kami perbaiki,” tutupnya.

Setelah SKTM tak bisa lagi dipakai untuk mengakali Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019-2020, dikhawatirkan muncul ancaman baru, yakni Kartu Keluarga (KK) aspal alias asli tapi palsu.

Disebut aspal karena KK itu memang asli dan dikeluarkan pemerintah. Namun KK itu diajukan baru oleh orang tua dengan memindahkan alamat ke dalam zona sekolah yang diincar. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *