Pelindo Akui Ada Kendala dalam Pengembangan Tanjung Emas

Pelindo Akui Ada Kendala dalam Pengembangan Tanjung EmasSEMARANG (Asatu.id) – Direktur Pelindo III Regional Jateng, Arif Prabowo menyampaikan, saat ini pihaknya masih fokus pengembangan untuk kawasan Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Tanjung Intan Tegal.

Untuk progres Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, menurut Arif, saat ini memasuki tahap penyelesaian reaktivasi rel Bandarharjo – Tawang.

“Maret reaktivasi selesai. Kalau itu terhubung, akan terhubung ke selatan dan barat Jawa. Bahkan Grobogan sudah minta dan akan melakukan ekspor atau antarpulau lewat kereta api,” terangnya.

Hal itu disampaikan Arif Prabowo di hadapan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Prabowo, saat melakukan audiensi di kantor gubernur, Selasa (15/1).

Arif menambahkan, untuk Pelabuhan Tanjung Intan Tegal, Pelindo III sedang mengerjakan pengerukan alur kapal, perbaikan dermaga dan membangun cold storagebekerja sama dengan nelayan dan pengusaha.

Dengan pembangunan itu, Arif merasa yakin perekonomian nelayan khususnya wilayah setempat akan terdongkrak.

“Sementara Tegal saat ini masih Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). Juni tahun ini selesai,” tambahnya.

Namun untuk pengembangan lanjutan Pelabuhan Tanjung Emas, pihaknya menemukan banyak kendala. Selain penurunan tanah yang mencapai 35 sentimeter per tahun, juga masih terdapat lahan-lahan sengketa. Padahal Tanjung Emas merupakan pelabuhan terbesar di Jateng. Arif berharap segera ada alternatif untuk persoalan itu.

“Perlu alternatif pelabuhan, Sluke Rembang atau Jepara jadi pilihan tepat karena kontur bawah lautnya berupa koral. Tapi masih perlu koordinasi,” bebernya.

Pada pertemuan dengan gubernur, Arif mendapat tantangan Ganjar Pranowo untuk melakukan langkah revolusioner, yakni pengembangan infrastruktur laut atau pelabuhan.

“Mau melakukan apa di Semarang dan Tegal atau di manapun, kalau tidak revolusioner nggak usah,” tandas Ganjar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *