Gerobak Sedekah Pemantik Empati SMA Ksatrian 1 Semarang

Gerobak Sedekah Pemantik Empati SMA Ksatrian 1 SemarangSEMARANG (Asatu.id) – SMA Ksatrian 1 Semarang tanamkan semangat berbagi kepada lingkungan sekitar dengan membuka Gerobak Sedekah SMA Ksatrian 1 Semarang.
Gerobak Sedekah itu terletak tepat di depan SMA Ksatrian 1, Jalan Pamularsih Semarang. Etalase tanpa penjaga tersebut berisi makanan dan minuman yang bebas diambil oleh setiap orang yang lewat tanpa perlu membayar.
Kepala Sekolah SMA Ksatrian 1, Tri Candra Mucharam mengatakan, ide gerobaknsedekah tersebut mucul dari pengurus yayasan yang ingin berbagi dan tidak ada tujuan lain.
“Ini merupakan bentuk berbagi kami pada lingkungan sekitar, tiap orang bebas mengisi atau mengambil makanan serta minuman di gerobak sedekah. Tidak perlu laporan dan sebagainya,” jelasnya, Sabtu (12/1).
Pria berkacamata itu menambahkan bahwa gerobak sedekah buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 06.30, tutup saat hari Minggu atau libur anak sekolah dan ketika habis pada hari biasa.
Sebagai stimulus, pihak SMA Ksatrian 1 Semarang menyediakan 40 nasi bungkus setiap hari. Candra juga menbahkan, sejak diumumkan ke media sosial, gero ak sedekah mendaptakan respon positif dari para alumni.
“Pada hari pertama kemarin ada 150 nasi, tidak tahu dari mana saja, tiap orang bebas mengisi. Satu nasi bungkus pun tidak apa-apa,” ujarnya
Wakil Kepala SMA Ksatrian 1 bidang Kehumasan, Budiman berharap, gerobak sedekah menjadi salah satu pendidikan karakter pada sistem pendidikan SMA Ksatrian 1 Semarang. Apalagi di tengah suhu politik yang memanas, gerakan sedekah atau sosial seperti ini bisa merekatkan masyarakat.
“Diharapkan anak-anak bisa terlibat di dalamnya dan ikut empati. Mungkin bisa menyisihkan uang sakunya, atau bisa nitip roti atau apapun,” tandasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *