MAJT Ingin Kembangkan Kerja Sama Pendidikan dengan China

MAJT Ingin Kembangkan Kerja Sama Pendidikan dengan ChinaSEMARANG (Asatu.id) – Dewan Pelaksana Pengelola (DPP) Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang dan Pemerintah China Tiongkok, berencana mengembangkan kerja sama di bidang pendidikan. Hubungan antara dua pihak itu selama ini memang sudah terjalin.

“Antara MAJT dan Pemerintah Tiongkok selama ini sudah terjalin hubungan baik. Kami sudah mengirim beberapa delegasi ke sana,” kata Ketua DPP MAJT Semarang, Noor Achmad, saat menerima kunjungan Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian, di MAJT Semarang, Kamis (10/1).

Mantan Rektor Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang itu menyebutkan, angkatan pertama sudah diberangkatkan 10 orang untuk belajar di China, dilanjutkan angkatan kedua sebanyak tujuh orang.

“Pada angkatan pertama kami kirim 10 orang, dan angkatan kedua ada tujuh orang. Bahkan sebagai bukti keseriusan kerja ssma ini, di MAJT ada yang namanya `China Corner` atau disebut juga dengan Pojok China,” tutur Noor Achmad.

Melalui China Corner, lanjut Noor Achmad, masyarakat bisa memperoleh berbagai macam informasi mengenai Negeri Tirai Bambu itu. Dan kerja sama yang sudah dijalin akan semakin ditingkatkan ke depannya dalam berbagai bidang.

“Pemerintah Tiongkok dengan MAJT selama ini sudah punya banyak kerja sama, seperti pengiriman delegasi untuk belajar. Harapannya, ke depan tingkatkan kerja sama penelitian dan ekonomi,” katanya.

Bahkan kerja sama Pemerintah China di bidang pendidikan, lanjut Noor Achmad, selama ini juga diperluas kepada Unwahas dengan kesempatan bagi dosen untuk belajar di China.

“Kami apresiasi sekali kehadiran Dubes Tiongkok ke MAJT untuk semakin mempererat dan memperkokoh kerja sama,” tuturnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *