KIA Belum Masuk Persyaratan Wajib Daftar Sekolah

KIA Belum Masuk Persyaratan Wajib Daftar SekolahSEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang, Adi Tri Hananto tegaskan Kartu Identitas Anak (KIA) belum menjadi syarat untuk mendaftar sekolah.

Hal ini mengingat, beredar di sosial media yang menyatakan bahwa KIA merupakan salah satu syarat untuk mendaftar sekolah.

“Sampai hari ini di Kota Semarang KIA tidak menjadi syarat pendaftaran sekolah, itu hasil koordinasi kami dengan Dinas Pendidikan,” katanya, Jumat (11/1).

Lebih lanjut Adi mengungkapkan, alasan KIA tidak menjadi salah satu persyaratan wajib mendaftar sekolah, dikarenakan saat ini tidak semua anak memiliki KIA.

“Hasil koordinasi kami dengan Disdik. Jadi, informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa KIA menjadi syarat pendaftaran sekolah di Semarang tidak benar,” tegasnya.

Seiring beredarnya informasi itu, kata Adi, pemohon KIA belakangan ini semakin meningkat tajam sehingga masyarakat perlu diberikan pemahaman mengenai informasi yang sebenarnya.

“Sampai sekarang ini, kami terus sosialisasi. Permohonan (KIA, red.) yang dilayani sekarang sudah cukup banyak. Sekitar 60 ribuan. Hari-hari ini meningkat tajam,” sebutnya.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2/2016, kata dia, KIA yang diperuntukkan bagi anak yang berusia kurang dari 17 tahun akan diberlakukan secara bertahap mulai 2019.

“Kota Semarang sudah melakukan pencetakan sejak tahun lalu. Namun belum menjadi syarat wajib mendaftar sekolah,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *