Adi : Dua Persen Penduduk Kota Semarang Belum Rekam e-KTP

Adi : Dua Persen Penduduk Kota Semarang Belum Rekam e-KTPSEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang Adi Tri Hananto menyebutkan, saat ini hanya tersisa sebanyak dua persen penduduk Kota Semarang yang belum melakukan rekam KTP Elektronik (e-KTP).

“Dari hasil evaluasi kinerja dari Kementrian Dalam Negeri, Kota Semarang sekitar dua persen yang belum melakukan rekam e-KTP,” katanya, Jumat (11/1).

Lebih lanjut Adi mengungkapkan, pihaknya terus mengikuti perkembangan penduduk, mengingat jumlah penduduk sifatnya dinamis, selalu bergerak.

“Tidak bisa kalau 100 persen, karena data penduduk atau jumlahnya kan selalu bergerak. Tapi kita selalu pantau pergerakan jumlah penduduk itu,” tandasnya.

Adi juga mengungkapkan, angka dua persen tersebut selalu bergerak seiring dengan pertumbuhan dan perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain.

“Di sini berhasil kami rekam, yang sana nambah. Ada yang masuk, ada yang keluar, dan seterusnya. Justru kalau boleh dikatakan angka 100 persen mutlak ini tidak ada,” katanya.

Dari pemetaan Kemendagri terkait pelayanan perekaman e-KTP, kata dia, Provinsi Jawa Tengah, termasuk Kota Semarang termasuk daerah yang hijau.

“Dari pemetaan Kemendagri, Jateng termasuk hijau. Hijau ini berarti program pencetakannya sudah selesai. Bahkan, akan diminta bantuan untuk mencetak di provinsi lain,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *