Irwansyah : Penataan Kota Lama Disesuaikan Masterplan yang Ada

Irwansyah : Penataan Kota Lama Disesuaikan Masterplan yang AdaSEMARANG (Asatu.id) – Sekretaris Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, M Irwansyah mengatakan, penataan Kota Lama akan disesuaikan dengan masterplan yang ada. Masterplan Kawasan Kota Lama Semarang dibagi dalam tiga zona.
Zona pertama terdiri dari Jalan Tawang, Merak, Garuda, Branjangan, Nuri, Cendrawasih, Kedasih, Srigunting, Sleko, Kutilang, Mpu Tantular, Kasuari, dan Merpati.
“Sedangkan zona dua terdiri dari Jalan Kenari, Pinggir Kali Semarang, Perkutut, Lentjen Suprapto, Suari, Kepodang, Sendoro, Gelatik, serta Jurnatan. Dan untuk zona tiga terdiri dari Kolam Retensi Mberok serta Kolam Retensi Bubakan,” katanya.
Penataan Kota Lama dikerjakan dua tahun anggaran dengan nilai Rp 156 miliar. Tahun anggaran yang pertama sudah dimulai pada November 2017 jadi targetnya Maret 2019 bisa diselesaikan.
“Penyelesaian revitalisasi tersebut mundur dari jadwal yang semula selesai Desember lalu, karena ada perubahan desain menjadi Maret 2019,” ungkapnya.
Perubahan desain yang dimaksud di antaranya mengenai pemasangan ducting yang tadinya akan dipasang di samping kanan dan kiri jalan, kemudian diganti di tengah. Selain itu ada perubahan lainnya. Seperti jenis paving yang dulunya paving biasa diganti andesit.
“Perubahan-perubahan itu butuh waktu sehingga molor penyelesaiannya. Dan harapanya pekerjaan bisa selesai sesuai jadwal yang ditetapkan dan akhir Maret bisa diresmikan,” imbuhnya. 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *