Ditemukan Modus Bikin SKTM untuk Tambahan Nilai

Ditemukan Modus Bikin SKTM untuk Tambahan NilaiSEMARANG (Asatu.id) – Kebijakan berkaitan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mengacu pada PPDB baik SMA maupun SMK tahun lalu disinyalir mengundang masalah SKTM palsu.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan, ada sejumlah temuan mencengangkan tentang penggunaan SKTM. Katanya, banyak yang membuat SKTM dengan modus agar anaknya mendapat tambahan nilai sehingga dapat diterima di sekolah negeri yang diinginkan.

“Ada perbedaan secara signifikan presentase yang ada di SMA  dan SMK. Yang SMA ini total SKTM pendaftar jateng itu 23 persen,” jelasnya dalam acara Mas Ganjar Menyapa yang disiarkan langsung dari Puri Gedeh, Selasa (8/1).

Kendati begitu, kata Ganjar, total 23 persen itu masih tergolong tidak banyak. Namun demikian dia menjelaskan, jumlah tertinggi adalah SMA N 3 Pemalang.

“Jadi kalau saya bilang hanya 23 persen. Ini memang tinggi betul  hampir 80 persen, rata-rata Pemalang, Tegal, Karanganyar, Rembang semakin menurun,” paparnya.

Sementara itu, sebelumnya dijelaskan, kebijakan menghapus SKTM PPDB 2019 sampai saat ini masih dalam tahap pengkajian. anjar mengaku pihaknya sampai saat ini masih melakukan evaluasi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *