Sigit Ibnugroho : Penangkapan Caleg Gerindra Rugikan Partai 

SEMARANG (Asatu.id) – Penangkapan salah satu calon legislatif (Caleg) DPRD Kota Semarang asal Partai Gerindra yang kedapatan menggunakan narkoba jenis sabu mendapat reaksi keras dari Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Semarang.

Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Sigit Ibnugroho mengatakan, adanya kasus tersebut sangat merugikan citra Partai Gerindra. Pasalnya saat ini Partai Gerindra tengah berusaha membangun tingkat elektabilitas dalam kontestasi Pemilu 2019.

“Kami Gerindra sangat dirugikan atas adanya kasus itu. Untuk itu kami serahkan sepenuhnya kasus tersebut ke pihakyang berwajib (Kepolisan -red),” katanya, Selasa (8/1).

Lebih lanjut Sigit mengungkapkan, pihaknya tidak memberikan bantuan hukum kepada salah satu kader yang tertangkap tangan tengah menggunakan narkotika jenis sabu. Hal itu karena kasus tersebut merupakan kasus personal.

“Itu urusan personal. Kasus narkoba, KDRDT, korupsi tidak ada toleransinya. Kami tidak mungkin memberikan bantuan hukum untuk itu,” tegasnya.

Diakuinya, penangkapan caleg Gerindra berinisial ABP, tersebut yang bernomor urut dua dengan dapil meliputi Semarang Utara, Tengah dan Timur tersebut, sempat mengagetkan dirinya. Diakuinya, penangkapan caleg tersebut sontak mempengaruhi strategi pemenangan partai, khususnya di dapil yang bersangkutan.

“Tetapi kita tetap yakin karena di dapil tersebut caleg kita masih ada 7 lagi,” katanya.

Ditanya sikap partai selanjutnya, Sigit mengungkapkan saat ini pihaknya belum menerima surat putusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Kita masih menunggu surat dari DPP. Setelah adanya surat dari DPP kita baru bisa bertindak,” imbuhnya.

Sebelumnya dikabarkan Arsa Bahra Putra (24), calon legislatif (caleg) DPRD kota Semarang dari Partai Gerindra ditangkap dalam sebuah penggerebekan yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polrestabes Semarang, Minggu malam (6/1).

Arsa digrebek di sebuah rumah di Jalan Sedayu Indah, Bagetayu Wetan, Genuk, kota Semarang. Dari rumah yang diduga digunakan pesta sabu ini polisi menyita barang bukti sabu seberat 0,5 gram beserta seperangkat alat isap atau bong. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *