Peringati Hari Gerakan Satu Juta Pohon Sedunia, CCAI Gelar Aksi Menanam Pohon

BAWEN (Asatu.id) –  Setiap tanggal 10 Januari, masyarakat dunia merayakan gerakan hari sejuta pohon sedunia. 
Sebagai bentuk kepedulian terhadap gerakan tersebut, Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) mengawali tahun 2019 dengan mengadakan aksi penanaman ribuan pohon di sekitar lingkungan pabrik.
Kegiatan yang dijalankan bersama masyarakat Dusun Karang Joho, Desa Samban, mendapatkan apresiasi positif dari karyawan Amatil Indonesia dan masyarakat sekitar.
Kepala Desa Samban turut mengajak seluruh anggota karang taruna untuk ikut dalam kegiatan tersebut.
Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, SH.  turut hadir untuk memberikan kata sambutan dalam kegiatan penanaman pohon tersebut.
Beliau menyampaikan rasa apresiasinya terhadap dukungan Amatil Indonesia untuk kebijakan pemerintah tentang kelestarian lingkungan melalui gerakan Satu Juta Pohon.
Menurutnya pohon memiliki banyak manfaat positif bagi masyarakat, yaitu: mengurangi kadar CO2 di udara dan menghasilkan O2; serta menahan laju air sehingga akan lebih banyak yang terserap ke dalam tanah.
Ida Lukitowati, Public Affairs & Communications Coca-Cola Amatil Indonesia Jawa Tengah, menjelaskan, dalam periode tahun 2018, Amatil Indonesia mendistribusikan sekitar 30.000 bibit Sengon dan tanaman buah bagi masyarakat.
“Selain itu, kami juga memiliki inisiatif Coke Forest untuk mendukung petani dan masyarakat setempat dalam memproduksi padi di lahan yang kami sediakan, sambil memfasilitasi mereka untuk mengembangkan kemampuan dalam menanam dan merawat pohon, membuat kompos dari ampas produksi Frestea, serta mendalami konsep reuse-reduce-recycle,” imbuhnya.
Pihaknya berharap bahwa melalui kegiatan hari ini, masyarakat merasakan manfaat positif dari kegiatan ini, tidak hanya dalam fungsi ekologi, tetapi juga dalam fungsi ekonomi dan sosial.
“Selain mendukung kegiatan lingkungan secara rutin, Amatil Indonesia juga selalu berupaya untuk mendukung pengembangan masyarakat melalui berbagai inisiatif sosial kemasyarakatan seperti pemberian bantuan pendidikan bagi anak-anak berprestasi di sekitar fasilitas Amatil Indonesia, penyediaan layanan kesehatan secara cuma-cuma di setiap poliklinik Amatil Indonesia, serta pengembangan bibit muda sepak bola melalui Coke Kicks,” tandas Ida.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *