Pastikan Tak Ada Sisa Uang Anggaran 2018, Setwan Lakukan Pengecekan

Pastikan Tak Ada Sisa Uang Anggaran 2018, Setwan Lakukan PengecekanSEMARANG (Asatu.id) – Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Tengah, Indra Surya, melakukan pengecekan keuangan di Bagian Keuangan, Humas, Persidangan dan Umum, akhir pekan lalu.

Tujuan pengecekan adalah untuk memastikan tidak ada uang dari tahun anggaran 2018 yang tersisa di masing-masing bendahara bagian, sekaligus untuk memastikan berjalannya kegiatan pada awal Tahun Anggaran 2019 dan seterusnya secara berkala.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memeriksa kondisi keuangan yang dipertanggungjawabkan oleh para bendahara” kata Indra Surya.

Menurut Indra, pengecekan dan pemeriksaan dilakukan secara rutin pada bendahara kegiatan. Hal tersebut mengacu Keputusan Gubernur No 911/038 Tahun 2018 tentang Penunjukan Pejabat Pengguna Anggaran, Kuasa Pengguna Barang, Bendahara Penerima, Bendahara Pengeluaran Pembantu, pada Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Didampingi Kepala Bagian Keuangan Woro Boedisayekti, pengecekan diawali di Bagian Keuangan. Indra dan tim langsung memeriksa brangkas sekaligus melihat pembukuan yang dipegang bendahara. Setelah itu pengecekan berlanjut ke Bagian Humas yang diterima Kasubag Indok, Sri Yuli Andari.

Usai membaca data-data keuangan, Indra kembali melanjutkan pemeriksaan ke Bagian Persidangan. Dari tiga bagian, diyakini pengelolaan keuangan telah dilaksanakan secara tertib.

Indra menandaskan, ke depan transaksi keuangan yang dikelola Pemprov Jateng akan menggunakan metode nontunai yang lebih efisien sehingga penggunaan brankas akan dialihfungsikan.

“Seperti yang terlihat, di akhir tahun kami tutup buku sehingga kami periksa, kas dalam posisi kosong. Untuk kedepannya nanti kami sudah menggunakan nontunai, maka brankas itu kurang difungsikan sehingga ke depan kita perlu memikirkan alih fungsi terhadap kegunaan brankas” tuturnya.

Indra menambahkan, semua ASN mempunyai komitmen terhadap visi misi Gubernur Jawa Tengah “Tetep Mboten Korupsi Mboten Ngapusi” tertanam betul, di seluruh pejabat struktural maupun staf sebagai satu kesatuan sistem yang harus berjalan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *