Genpi Diminta Promosikan Tempat Wisata lewat Medsos

SEMARANG (Asatu.id) – Generasi Pesona Indonesia atau Genpi diharapkan dapat menjadi tonggak digitalisasi promosi pariwisata melalui media sosial (medsos) di era digital saat ini.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya udai berdialog dengan Genpi Jateng dan DIY beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, sekitar 70 persen target customer telah berbasis online.

“Di situlah peran Genpi, untuk mengomunikasikan secara online,” ungkapnya.

Selain Genpi, Arief juga meminta para pengelola tempat wisata agar melek teknologi dengan melakukan promosi melalui media sosial guna menjaring customer.

“Seluruh pengelola pariwisata, saya minta mulai memanfaatkan dan menggunakan media digital dalam metode promosinya,” ujar Arief.

Menurut dia, jika para pengelola tempat wisata tidak menggunakan media sosial dipastkan akan tertinggal, karena tidak bisa berinteraksi dengan customer melalui medsos.

Sementara itu, Genpi sendiri telah ada di 34 provinsi di Indonesia. Dari keseluruhan Genpi yang ada, banyak yang sudah mandiri, sedang berkembang maupun ada yang perlu perhatian khusus.

“Saya harapkan, semuanya bisa mandiri. Kemandirian itu nantinya akan kembali kepada masyarakat, meski tanpa dukungan pemerintah. Masyarakat di daerah destinasi bisa mendapatkan keuntungan dengan UMKM dan kuliner,” tandasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *