Jadikan Digitalisasi Jembatan Ekonomi Desa

Jadikan Digitalisasi Jembatan Ekonomi DesaSEMARANG (Asatu.id) – Tenaga Ahli Pengaduan dan Penanganan Masalah Kemendes Wilayah Jateng, Denny Septiviant menyebutkan videonya bersama Menteri Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo tersebut diambil saat menteri berkunjung ke Semarang.
Video yang diunggah pada Sabtu (4/1) yang membahas tentang keberhasilan pemerintah Indonesia dalam melakukan sejumlah pembangunan, terutama infrastruktur dari tingkat pusat hingga daerah dan pedesaan melalui penganggaran dana desa yang menarik perhatian Bank Dunia.
“Jadi pak menteri ingin tahun depan ada penguatan lebih untuk pengembangan pemberdayaan bagi masyarakat di Jateng melalui dana desa,” ungkapnya
Menurut Denny, dua isu besar dari dana desa, infrastruktur lebih banyak ketimbang pemberdayaan masyarakat begitu pula di Jateng. Menteri Eko juga berpesan untuk selalu mendorong peningkatan dan pembangunan desa.
“Nah, tadi pesan beliau 2019 itu kita lebih mendorong peningkatan sumberdaya desa kemudian pembangunan Bumdes, dan administrasi termasuk digitalisasi,” jelasnya.
Saat ini dirinya sedang gencar memulai gerakan kampanye untuk pentingnya suatu desa melek digital. Ia yakin setelah infrastruktur selesai digalakkan digital akan jadi jembatan pembangunan ekonomi desa.
“Selain itu, transparansi dan akuntabilitas dana desa harus diperkuat tentunya,” tegasnya
Dikatakan Denny, tahun ini Jawa Tengah sedang mempersiapkan Kabupaten Grobogan dan Blora sebagai pilot projek digitalisasi desa. Bagaimana manfaatnya secara ekonomi khususnya.
“Kami buat pelatihan gratis ke desa-desa. Misal kita ajari bagaimana jualan barang lewat website. Branding digital memaksimalkan akun media sosial dan melihat produk lokal desa masing-masing,” tandasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *