Bank Dunia Contoh Indonesia dalam Penganggaran Dana Desa

Mendes: Bank Dunia Contoh Indonesia dalam Penganggaran Dana DesaSEMARANG (Asatu.id) – Menteri Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Eko Putro Sandjojo, melalui akun media sosial Tenaga Ahli Pendamping Desa Wilayah Jateng Denny Septivant, mengatakan, dana desa yang dulunya dianggap sulit, tidak mungkin berhasil. Saat ini mampu dibuktikan.
“Teman-teman pendamping desa mampu membuktikannya,” sebutnya dalam video singkat berdurasi 1 menit 23 detik tersebut di akun instagram @Denny_Septiviant yang diunggah, Sabtu (5/1).
Salah satu manfaat yang bisa langsung dirasakan masyarakat, menurutnya, adalah pembangunan infrastruktur secara masif di desa-desa. Ia mengklaim sebanyak 23 negara saat ini tengah belajar ke Indonesia mengenai pola pelaksanaan dana desa.
Eko menambahkan, keberhasilan pemanfaatan dana desa menarik minat negara luar melihat langsung penerapannya di Indonesia, pasalnya berdasarkan survei internal pemerintah yang capaiannya hingga 85 persen.
“Bahkan bank dunia mencontoh Indonesia untuk role model pembiayaan bagi negara-negara berkembang,” imbuhnya.
Selanjutnya ia berpesan, kepada pemerintah daerah, kepala desa dan para pendamping desa tahun 2019 anggaran dana desa lebih banyak digunakan untuk pembangunan masyarakat.
“Seperti pembangunan SDM, ekonomi lokal desa dan berbagai pelatihan. Termasuk agar warga desa melek teknologi digital,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *