Hendi: Masuk Tahun Politik Ciptakan Kerukunan Umat Beragama

Hendi: Masuk Tahun Politik Ciptakan Kerukunan Umat Beragama

caption : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi usai memimpin upacara Peringatan Hari Amal Bakti Ke-73 Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, di Halaman Kantor Kementrian Agama Kota Semarang, Kamis (03/01)/doc.pemkot semarang

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan isu agama merupakan persoalan yang sangat sensitif. Untuk itu, selama memasuki tahun politik 2019 ini dirinya meminta kepada seluruh mayarakat untuk lebih peduli dalam menciptakan kerukunan antar umat beragama di Indonesia, khususnya Kota Semarang.

Pun masyarakat Kota Semarang diminta untuk tidak mengaitkan dan dimanfaatkan untuk kepentingan politik.
Hal itu diungkapkannya pada saat memimpin upacara Peringatan Hari Amal Bakti Ke-73 Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, di Halaman Kantor Kementrian Agama Kota Semarang, Kamis (03/01) .
Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi itu meminta masyarakat untuk dapat menebarkan energi kebersamaan, guna merawat kerukunan.
Dirinya juga mengingatkan agar setiap orang di dalam bermasyarakat dapat menempatkan dirinya menjadi bagian dari semua kelompok dan golongan.
“Segala ujaran, perilaku, dan sikap yang bisa menimbulkan luka bagi sesama saudara, mari kita hindari. Mari jauhi saling menebar benci, saling melempar fitnah keji, mari jauhi saling menyuburkan penyakit hati, dan mari jauhi saling melukai hati antar sesama anak negeri,” tegas Wali Kota yang pada tahun 2017 ditetapkan sebagai Pembina Kerukunan Umat Beragama oleh Kemenag.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *