DPT Kota Semarang Tambah 61.431 Pemilih

SEMARANG (Asatu.id) – Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2018 terjadi perubahan dan penambahan dari sebanyak 1.114.643 pemilih menjadi 1.176.074.

Hal itu disampaikan Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kota Semarang Nining Susanti. Dia mengatakan, ada penambahan sebanyak 61.431 orang pemilih di Kota Semarang.

“Dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 1.135.967 dengan jumlah tidak memenuhi syarat (meninggal dan pindah domisili) sebanyak 727, pemilih baru 207 dan invalid sebanyak 148 pemilih,” katanya, Kamis (3/1).

Nining menjelaskan, dari perbaikan DPS menjadi DPS hasil perbaikan sebanyak 1.34.431 orang. Sementara itu temuan pengawas yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 1.290 orang.

“Dan hasil penetapan KPU Kota Semarang terhadap daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.134.279,” jelasnya.

Selain itu, paska penetapan DPT dilakukan perbaikan dengan DPT hasil perbaikan 1 data pemilih.

“Untuk pemilih dari 1.134.279 menjadi 1.132.807 dengan temuan TMS 2526, pemilih baru 1224 dan data invalid sebanyak 1006 orang,” jelasnya.

Namun, katanya, setelah dilakukan pencermatan kembali terhadap DPTHP 1 menjadi DPTHP 2 dengan jumlah sebanyak 1.179.887.

“Pada DPTHP 2 juga ditemukan 3109 orang tidak memenuhi syarat, pemilih baru 48 orang dan invalid sebanyak 276 orang,” terangnya.

Angka tersebut mengakibatkan penundaan pleno terhadap DPTHP2 oleh KPU Kota Semarang dan setelah perbaikan, akhirnya KPU menetapkan DPTHP 2 sebanyak 1.176.074 orang. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *