BMW Semarang Sumbang 51% Penjualan di Jateng-DIY

BMW Semarang Sumbang 51% Penjualan di Jateng-DIYSEMARANG (Asatu.id) – BMW Semarang sumbang sekitar 51 persen total penjualan mobil premium BMW di wilayah Jawa Tengah dan DIY pada tahun 2018.
Menurut Heru P, selaku Branch Manager Astra BMW Semarang, kontribusi Semarang terhadap pasar di Jawa Tengah masih sangat tinggi, yakni diangka 51 persen.
“Selanjutnya diikuti dengan Jogjakarta sebesar 15 persen, Solo 10 persen,” paparnya usai acara perayaan HUT BMWCCI Chapter Semarang, beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, kota-kota kecil lain di Jawa Tengah seperti Jepara, Magelang, dan Kudus juga menjadi pasar penjualan yang bagus, meskipun tidak sebesar tiga kota di atas. Jika disandingkan dengan pasar skala nasional, penjualan Jateng dan DIY masih ada di kisaran 7 hingga 10 persen.
“Untuk kontribusi nasional, Jateng dan DIY menyumbang sekitar 7 sampai 10 persen terhadap penjualan. Terbesar masih Jakarta dan Surabaya,” terangnya.
Mengenai produk yang saat ini diminati, adalah BMW X1. Heru mengatakan, penjualan BMW X1 berkontribusi sebesar 45 persen, disusul BMW Seri 5 yang mecapai 20 persen.
Selanjutnya di tahun 2019 ini, rencananya akan ada 9 varian baru yang akan diluncurkan perusahaan otomotif asal Jerman tersebut, walaupun untuk ketersediaan mobil listrik yang baru-baru ini dipamerkan pada Bimmer Fest 2018 masih mengalami kendala infrastruktur.
“Untuk mobil listrik yang belum lama ini dipamerkan di Bimmer Fest 2018 pada awal tahun saya rasa belum, karena masih menunggu kesiapan infastruktur dan lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, Aftersales Manager Astra BMW Semarang, Yayan Suryatna menambahkan jika dari segi after sales BMW di Jateng dan DIY mengalami pertumbuhan sebesar 25 persen, dan menjadi salah satu andalan dari segi bisnis yang dilakukan.
“Tahun depan, khusus after sales ada kenaikan 20 sampai 25 persen,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *