Rumah Ramah, Refleksi Ruang Imaji Manusia

Pembukaan pameran Imaginaspace di Rumah Ramah di Genuk Krajan I Candisari Semarang oleh Ketua RW 1, Genuk Krajan, Tegalsari, Candisari, Rusman Sayogo

SEMARANG (Asatu.id) – Melalui wadah yang dinamai Rumah Ramah Semarang, mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Udinus menjalin sinergitas para pelaku kreatif dengan menggelar pameran visual bertajuk “Imagina Space” sejak Senin (31/12) hingga Sabtu (12/1), di Genuk Krajan I Candisari, Semarang.

Dua tahun berjalan Rumah Ramah menjadi ruang apresiasi karya sebagai bentuk pembelajaran bagi pelaku. Berbagai aspek tertumpah ruah menjadi satu mulai dari hal-hal sepele hingga menuju praktek kreatif yang lebih serius.

Imagina Space dipilih menjadi judul pameran ini, karena space yang diartikan sebagai ruang ini mengandung makna dimensi ruang angkasa yang begitu luas. Sama halnya dengan pikiran manusia yang memiliki ruang imaji yang tak terbatas.

Untuk itu melalui pameran ini, Rumah Ramah memberikan sekilas refleksi tentang tema ruang imaji.

Hadir dalam pembukaan pameran tersebut Ketua RW 1, Genuk Krajan, Tegalsari, Candisari, Rusman Sayogo. Ia sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Rumah Ramah itu.

Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat perlu digelar di tengah masyarakat sebagai upaya memerangi tindakan-tindakan negatif, seperti penyalahgunaan narkoba.

“Saya melihat apa yang dilakukan adik-adik di sini itu saya sangat senang. Ada sebuah kegiatan di kampung ini yang tentunya sangat positif. Ini memang selayaknya digelar di tengah masyarakat, karena ini juga sangat jauh dari yang namanya kejahatan, atau pun perbuatan negatif lainnya, seperti penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Rusman berharap kegiatan tersebut rutin dilaksanakan. Ia sangat mendukung dan mengharapkan bisa lebih melibatkan banyak orang, termasuk warga di kampungnya.

“Ya semoga penyelenggaraannya bisa terus dilaksanakan. Saya juga melihat karya-karya yang dipajang juga sangat bagus ada yang bahas sosial, ada yang bahas budaya dan sebagainya, saya sangat mengapresiasi itu. Semoga ke depan penyelenggaraannya semakin baik dan saya akan mendukung,” pungkasnya.

Selain menampilkan karya mural, pihak penyelenggara juga menyuguhkan berbagai pertunjukan di antaranya live painting dan live aaccoustic. Adapun live painting dilakukan dengan menggambar di atas media sepeda motor tua yang dilakukan oleh sejumlah seniman dari Mahasiswa DKV Udinus. Dan di hari terakhir ada screening film dokumenter Rumah Ramah.

Sementara itu, pameran tersebut akan berlangsung hingga 12 Januari 2019 nanti. Setiap harinya akan dibuka untuk umum mulai pukul 18.00 hingga 23.00. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *