NTP Jateng Alami Kenaikan 0,20 Persen

Akhir 2018 Okupansi Hotel Berbintang di Jateng Turun ntp jateng petani bpsSEMARANG (Asatu.id)Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Tengah pada bulan Desember 2018 mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya. Jumlah kenaikan tersebut mencapai 0,20 persen dari NTP Oktober yang sebesar 103,44.

Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah Sentot Bangun Widoyono membeberkan, kenaikan NTP terjadi lantaran indeks harga yang diterima petani (It) mengalami kenaikan lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang dibayar petani (Ib).

“Ib naik 0,53 persen sedangkan Ib naik 0,34 persen,” katanya Rabu (2/1).

Dia menjelaskan, dari lima subsektor pertanian komponen penyusun NTP, ada satu subsektor yakni tanaman pangan mengalami kenaikan indeks sebanyak 1,38 persen.

Sementara itu, katanya, subsektor lainnya yakni hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, subsektor peternakan dan subsektor perikanan mengalami penurunan.

“Subsektor Hortikultura turun 1,07 persen, tanaman perkebunan rakyat 0,12 persen, peternakan 0,01 persen dan perikanan 0,44 persen,” paparnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *