Malam Tahun Baru, Kelurahan Kandri Jajal Fasilitas Baru Waduk Jatibarang

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintah Kota Semarang mencoba fasilitas terbaru di Waduk Jatibarang, Kelurahan Kandri, Desa Talun Kacang dengan menggelar panggung hiburan dan pentas seni pada perayaan pergantian tahun.

Panggung pagelaran seni yang dibangun Pemkot di pinggir dermaga Waduk Jatibarang, semalam, terlihat hingar bingar. Beberapa hiburan dan seni, seperti kethoprak, pentas tari Semarangan dan tari kreasi lokal yang dibawakan warga setempat betul-betul memukau para penonton.

Sekretaris Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, M Irwansyah mengatakan, Pemerintah Kota Semarang membangun panggung ini untuk mengembangkan pariwisata, sekaligus memberikan ruang untuk tumbuhnya dan lestarinya kebudayaan lokal.

“Ruang-ruang publik seperti ini dibangun untuk mengembangkan bakat seni sehingga terjangkau oleh masyarakat, sekarang tinggal bagaimana masyarakat memanfaatkannya,” terangnya ditengah-tengah menonton pentas seni di Waduk Jatibarang, Senin (31/12).

Ia mengatakan keberadaan panggung yang dibangun kurang lebih selama dua bulan tersebut merupakan simbiosis mutualisme antara Pemkot dan masyarakat sekitar. Pasalnya, saat ini Semarang telah masuk dalam daftar 4 Kota Destinasi Pariwisata.

Untuk itu, lanjut dia, Semarang perlu terus berbenah dan menyajikan sesuatu yang dapat menarik para wisatawan. Dengan kemasan dan penyajian yang menarik, Kota Semarang diyakini dapat menjadi kota destinasi favorit, salah satunya dengan seni dan budaya.

“Bulan November 2019 mendatang, Festival Folklore akan kembali digelar dengan jangkauan yang lebih besar, sehingga Pak Wali (Hedrar Prihadi -red) ingin mewadahi masyarakat untuk mengembangkan kebudayaan lokal,” tandasnya.

Salah satu pengunjung, Atik, warga RW 04 Kelurahan Kandri yang pada malam itu datang untuk menghabiskan tahun baru bersama kedua anaknya mengaku terkejut dengan fasilitas baru di Waduk Jatibarang tersebut.

“Tempatnya bagus, mirip Taman Indonesia Kaya, tapi kecil. Bagus untuk melatih anak-anak yang senang seni untuk tampil,” katanya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *