PBB Penyumbang Pemasukan Pajak Terbesar

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Yudi Mardiana mengatakan, sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menyumbang pemasukan terbesar, yaitu Rp 401 miliar.

“Data Bapenda Kota Semarang jumlah wajib pajak (WP) untuk PBB di Kota Semarang 2018 mencapai 525.346 wajib pajak,” katanya, Minggu (30/12).

Yudi mengungkapkan, dari jumlah keseluruhan WP tersebut apabila melakukan pembayaran pajak, pendapatan yang terkumpul dari sektor PBB bisa mencapai Rp 572 miliar.

“Di tahun 2018 sektor PBB ditargetkan Rp 348 miliar. Namun realisasi penerimaan pajak dinsektor PBB melampaui target yakni sebesar Rp 401 miliar,” ungkapnya.

Kenaikan pendapatan daerah dari sektor PBB tersebut menunjukkan kesadaran masyarakat Kota Semarang untuk pembayaran PBB meningkat.

“Perhitungan dari Bapenda, kesadaran masyarakat dalam membayar pajak mencapai 70 persen dari keseluruhan jumlah wajib pajak PBB,” tandasnya.

Untuk meningkatkan penerimaan pendapatan dari sektor PBB, pihaknya menggandeng Go-Pay. Harapannya aplikasi ini mempermudah proses pembayaran bagi masyarakat.

“Wajib pajak bisa membayar dari rumah dan dari manapun. Dengan fasilitas ini kami yakin tahun 2019 bisa meningkatkan pencapaian pajak. Minimal bisa mencapai 80 persen dari target Rp 572 miliar,” tandasnya.

Selain itu, lanjut Yudi, pemasukan dari pajak yang terbanyak kedua, yaitu dari sektor pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Sebelumnya diberitakan, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Semarang dari sektor pajak meningkat signifikan jika dibandingkan dari tahun sebelumnya. Target sebesar Rp 1,23 triliun terealisasi Rp 1,31 triliun dari 11 item pajak.

Ke 11 item pajak tersebut, di antaranya pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak penerangan jalan PLN, pajak mineral bukan logam, pajak parkir, pajak air tanah, pajak sarang burung walet, pajak BPHTB, dan PBB. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *