Kawula Muda Semarang Galang Dana Korban Tsunami

Kawula Muda Semarang Galang Dana Korban TsunamiSEMARANG (Asatu.id) – Angkringan Loek Pitoe kembali membuka tempat untuk para komunitas menggelar acara maupun berkumpul, terutama dalam bidang sosial dan kemanusiaan. Kali ini dari komunitas Kawula Muda Semarang mengadakan penggalangan dana untuk korban tsunami di Banten dan Lampung yang terjadi Sabtu (22/12) yang lalu.
Komunitas Kawula Muda Semarang, ingin membantu para korban dengan membagikan kotak amal kemanusiaan kepada para pengunjung Angkringan Loek Pitoe malam itu, Jumat (28/12).
Rahman Polalo, selaku PIC penggalangan dari dari Kawula Muda Semarang mengatakan, anak-anak muda di Semarang ini ingin menjalankan kegiatan yang positif dan mengajak para pengunjung untuk ikut peduli pada musibah yang beberapa waktu lalu menimpa Lampung dan Banten.
“Pemilihan tempat di Loek Pitoe, karena angkringan merupakan tempat yang ramai dikunjungi. Anggota Kawula Muda juga bisa berkumpul, bersantai sambil beramal,” ujarnya.
Acara berupa pembukaan, pembacaan doa dan penerimaan bantuan berupa pakaian secara simbolis untuk dikirimkan ke Banten dan Lampung pada tanggal 10 Januari 2019. Selain pembukaan di Angkringan Loek Pitoe semalam, rangkaian acara penggalangan dana ini akan dilaksanakan selama 3 hari.
“Besok akan dilanksanak di Angringan Blenduk dan Minggu di Car Free day. Nanti juga akan ada agenda bersih-bersih Kota Semrang, seperti Pantai Marina dan tempat-tempat wisata lainnya,” katanya.
Rahman menambahkan selain penggalangan dana di pusat keramaian, dirinya menyebutkan bantuan berupa barang dapat diberikan kepada relawan di basecamp Kawula Muda Semarang di Jalan Pamularsih 1 nomor 13 atau kantor Asatu Media Bersatu di Jalan Lempongsari Raya no. 375. Selain itu melalui rekening BCA a.n Sugiyanto 0091568887.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *