April 2019, Produk UKM Jateng Mejeng di Bandara Ahmad Yani

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Ema Rachmawati mengatakan, Pemprov kini sedang menyiapkan Galeri UMK di Bandara Ahmad Yani Semarang.

Menurut Ema Rachmawati, tempat itu akan digunakan untuk memajang produk unggulan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Hal itu disampaikan Ema Rachmawati saat menggelar audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Rabu (27/12).

Nantinya, di Galeri UMKM Provinsi Jawa Tengah itu, beragam produk mulai dari fashion, olahan makanan minuman, handycraft, hasil kesenian dan produk unggulan lain akan dijajakan.

“Produk-produk unggulan UKM dari 35 kabupaten/kota akan kami jual di galeri tersebut. Ada batik, lurik, tenun, bordir, olahan makanan, seperti wingko, bandeng presto, aneka minuman seperti kopi dan jamu akan kami jual di galeri itu,” tutur Ema.

Sementara alasan Bandara Ahmad Yani dipilih untuk menjajakan hasil produk UMKM, karena bandara merupakan pangsa pasar yang menarik untuk menjual sekaligus memromosikan produk UKM Jawa Tengah. Tidak hanya orang lokal, namun bandara sering dikunjungi para turis asing dari berbagai negara.

“Ini sekaligus sebagai sarana promosi produk kami kepada dunia internasional. Harapannya, galeri UKM di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang ini dapat menjadi tempat pemasaran yang baik,” bebernya.

Ema menambahkan, Galeri UKM Jateng itu akan menempati lahan selas 115 meter persegi. Selain menjajakan produk unggulan, dilakukan pula sejumlah kegiatan seperti demo meracik kopi, dan sebagainya.

“Sekarang prosesnya sudah dibuat. Nanti galeri akan kami launching pada April 2019,” pungkasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *